Warga Pangandaran Lebih Memilih Kerja di Luar Daerah

2.398 Lulusan SMA Nganggur

14

PANGANDARAN – Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran, sebagian besar penduduk Pangandaran lebih memilih bekerja di luar daerah.

”Walaupun kenaikan UMK cukup bagus, namun masih banyak masyarakatat Pangandaran yang bekerja di luar daerah, sebut saja ke Bandung, Karawang dan Jakarta,” ujar Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran Ade Supritno kepada Radar, Kamis (10/1).

Menurutnya, jumlah pencari kerja pada tahun 2018 lalu mencapai 3.281 orang, mereka terdiri dari 1.652 perempuan dan 1.619 laki-laki. ”Untuk tahun 2019, jumlah pencaker baru mencapai 56 orang,” terangnya.

Lanjut dia, pekerja asal Pangandaran kebanyakan memilih profesi sebagai buruh pabrik dan pelayan toko.

”Kalau di daerah besar banyak peluang untuk pekerjaan tersebut, selain UMK di kota industri juga tergolong besar,” tuturnya.

Pencaker di tahun 2018, didominasi oleh para lulusan SMA sederajat, disusul S1 dan D3.

”Untuk lulusan SMA sebanyak 2.398 orang, S1 454 orang dan D3 sebanyak 92 orang,” terangnya.

Sementara UMK Kabupaten Pangandaran tahun 2019 ini, menurut dia, mencapai Rp 1.714.673. ”Mengalami kenaikan sebesar 10 persen,” terangnya. (den)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.