2 Anggota DPRD Kota Tasik Positif Covid-19, Sementara 43 Orang Negatif Antigen

132
0
radartasikmalaya.com
Wakil Ketua DPRD Kota Tasik, Muslim saat diswab massal, Senin (16/11) malam. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Karena ada 2 orang wakil rakyat yang terkonfirmasi positif Covid-19, membuat 43 anggota dewan Kota Tasik dan ASN yang bertugas di lingkungan Gedung DPRD menjalani 2 test massal.

Dua test massal yang dihelat di Gedung Serbaguna DPRD semalam (16/11) adalah swab test PCR dan antigen.

Khususunya untuk hasil test massal antigen sudah diketahui Selasa (17/11) pagi.

“Untuk hasil swab antigen, dari 88 orang yang kita test massal semalam sudah keluar. Hasilnya negatif semua,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasik, Uus Supangat kepada radartasikmalaya.com.

“Sedangkan untuk hasil test massal PCR akan diketahui siang ini dan mudah-mudahan semua negatif. Meski siang baru diketahui, namun semalam seluruh ruangan DPRD usai ditest massal langsung disterilkan,” sambungnya.

Terang Uus, walaupun ada 2 test namun patokannya adalah hasil test swab PCR. Kemudian mengapa ditest antigen terlebih dahulu untuk berjaga-jaga karena aktivitas para dewan sangat padat.

“Jadi bisa cepat ambil langkah isolasi. Walaupun rapid test antigen itu akurasinya diakui cukup tinggi, namun momentum waktu berpengaruh di antigen ini. Yaitu 4 hari pasca infeksi. Jadi kalau jauh hari itu akan berpengaruh pada hasilnya,” terangnya.

Jadi, tambah dia, tetap sebagai diagnostik utama adalah dengan test PCR. Karena yang diakui paling akurat adalah PCR. Jadi bisa saja antigen negatif, PCR positif.

Sedangkan untuk riwayat perjalanan 2 anggota dewan yang positif, jelas Uus, salah satu wakil rakyat sebelum kunjungan kerja ke daerah Jawa (Jogjakarta) sudah sakit.

Tapi belum terasa demamnya, lalu meneruskan perjalanan lagi ke daerah barat (Cianjur) terasa demam dan langsung pulang. Kemudian Senin kemarin memeriksakan diri dan hasilnya positif Covid.

“Sedangkan anggota dewan seorang lagi yang terkonfirmasi Covid masih kita lakukan wawancara dan tracing. Karena baru dijemput semalam. Ada kemungkinan kalau yang ini tertular dari kegiatan kedinasan,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.