2 Bulan Fasilitas Jalan di Indihiang Kota Tasik Dibiarkan Amburadul

91
0
RUSAK. Nyaris seperempat bagian jalan menuju Kampung Parhon Kelurahan Sukamaju Kaler pada Minggu (9/8) terlihat sisa reruntuhan dan pembatas. Setelah runtuhnya Gapura RW 04 beberapa bulan lalu. Firgiawan / Radar Tasikmalaya

INDIHIANG – Warga di Kampung Parhon Kelurahan Sukamaju Kaler Kecamatan Indihiang, mengeluhkan akses jalan yang terganggu usai runtuhnya gapura di jalan tersebut sejak 2 bulan lalu.

Mereka berharap pemerintah bisa segera membenahi jalur tersebut supaya kembali nyaman dilalui.

Pengurus Karang Taruna Kelurahan Sukamaju Kaler, Heru Rohmania mengatakan pihaknya tengah menginisasi panitia untuk membenahi gapura tersebut.

Baca juga : Warga Salawu Maling Hape di Masjid Agung Kota Tasik

Supaya aksesibilitas kendaraan kembali lancar, mengingat runtuhan gapura menyebabkan nyaris sebagian jalan terjerembab dan membahayakan pengendara yang melintas. “Makanya kita pagari dengan tali dan traffic cone, sebagai rambu.

Sebab, ketika melintas malam hari khawatir membuat pengendara jatuh,” ujarnya saat ditemui Radar, Minggu (9/8).

Pihaknya sudah berupaya berkomunikasi dengan developer perumahan di wilayah tersebut. Sebab, tidak menutup kemungkinan runtuhnya gapura disebabkan kendaraan berat yang kerap melintas di Jalan Parhon.

“Memang saat gapura RW 04 ini roboh, bukan disebabkan truk atau kendaraan berat yang lewat. Tetapi tergerus air drainase yang tinggi lantaran tumpukan sampah. Namun, di sisi lain kendaraan berat juga kerap mengguncang konstruksi gapura dan akhirnya seperti sekarang,” tuturnya.

Menurutnya, di jalur tersebut terdapat beberapa kendaraan berat yang mendistribusikan material pembangunan untuk beberapa perumahan.

Mengingat, jalan tersebut merupakan akses representatif yang menghubungkan ke Kantor Kecamatan Indihiang serta beberapa kompleks perumahan dan pemukiman warga.

“Ada beberapa perumahan yang harus melintasi jalur ini. Kemarin panitia sudah berupaya mengomunikasikan dengan developer perumahan yang paling dekat di sini, namun belum ada kepastian kapan jalan ini dibenahi dan gapuranya direhab,” kata Heru.

Pengurus Karang Taruna Sukamaju Kaler lainnya, Dian mengaku khawatir ketika kegiatan sekolah kembali efektif, kemacetan akan semakin parah di simpang tiga Parhon. Sebab, di ruas jalan itu terdapat dua lembaga pendidikan yang berdekatan.

“Di jalan utama kan jelas ada SMPN 13 Kota Tasikmalaya, nah di Jalur Parhon tepat beberapa meter saja dari gapura dan simpang jalan ada SD N 1 Sukamaju. Ini ketika persekolahan efektif lagi, tentu akan macet ketika jalannya seperti ini,” keluhnya.

Selain itu, lanjut ia, areal tersebut merupakan jalur sibuk. Baik lalu lalang kendaraan umum antar kota, kendaraan berat, sampai akses warga yang cukup padat kerap beraktivitas di jalur tersebut.

Baca juga : Geng Motor Bentrok dengan Warga Cihideung Balong Kota Tasik, 1 Motor Ditinggalkan

“Ini kan mendekati perbatasan kota, otomatis kerap macet ketika ada jalur yang tidak optimal. kita harap ada respons dari Pemerintah atau pihak mana pun supaya ini segera dibenahi,” harapnya.

Bahkan, sambung dia, saat gapura tersebut roboh beberapa waktu lalu pernah ada perwakilan dari dinas melakukan pengukuran. Namun hingga kini tak kunjung diperbaiki. “Sudah pernah ada yang mengukur dari dinas, ta[I tidak juga diperbaiki,” tandasnya. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.