2 Bulan Gadis Warga Jakarta Disekap, Dipukul & Disundut Rokok oleh Pemuda Garut

201
0
AKRAB. Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng saat diwawancara baru-baru ini.

GARUT KOTA – Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut menyelamatkan seorang gadis warga Jakarta yang disekap pacarnya sendiri.

Selain disekap selama dua bulan, korban berinisial PM (20) warga Jakarta itu ternyata diduga dipukul dan disundut rokok oleh sang kekasih, berinisial AAM (19) di sebuah rumah di wilayah Kelurahan Paminggir Kecamatan Garut Kota.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng mengatakan aksi penyekapan terbongkar setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat di sekitar lokasi penyekapan.

Warga yang melaporkan adanya penyekapan tersebut mengaku awalnya didatangi korban yang berhasil kabur dari ruangan penyekapan.

Baca juga : 1 Kampung di Cigedug Garut Bisa Diisolasi Mandiri, 1 Warganya Meninggal Positif Corona

“Kita menerima laporan awal dari warga, bahwa ada seorang perempuan yang disekap kekasihnya. Tim Resmob langsung bergerak ke lokasi dan ternyata memang benar. Kita langsung menyelamatkan korban,” ujar Maradona kepada wartawan Jumat (24/4).

Loading...

Menurut dia, korban berhasil melepaskan diri dari penyekapan ketika pacarnya itu tidur. Saat itu korban keluar rumah dan meminta tolong kepada warga di sekitar lokasi penyekapan.

“Jadi saat itu korban pura-pura tidur menunggu pelaku tidur lelap. Saat mengetahui AAM sudah tidur, korban lari ke masyarakat sekitar dan meminta bantuan. Warga tersebut pun melapor ke kita,” jelasnya.

Selain menyelamatkan korban, pihaknya pun menangkap AAM yang diduga pelaku penyekapan. Berdasarkan pemeriksaan sementara, PM diduga sudah disekap selama dua bulan.

Baca juga : Nenek Miskin Warga Cibiuk Garut Ini Tinggal di Rumah Reyot & tak Pernah dapat Bantuan

Maradona mengatakan saat ini masih mendalami motif yang dilakukan pelaku AAM terhadap PM.

Berdasarkan keterangan sementara dari korban, pelaku AAM kerap melakukan aksi kekerasan terhadap korban.

Puncaknya, kata dia, Kamis (23/04) lalu, karena merasa kesal melihat pacarnya kerap menangis, AAM menyundut korban dengan rokok.

“Korban juga dipukuli tersangka. Nah, hari Kamis, melihat ada peluang untuk kabur, korban langsung melarikan diri lalu lapor warga,” ujarnya pada wartawan.

AAM, kata Maradona, sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan dijerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan.

“Tersangka Terancam 5 tahun penjara. Kami masih menyelidiki tindak pidana lain yanh mungkin dilakukan tersangka,” ucapnya.

(yana taryana)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.