2 dari 3 Pria Pemeran Video Porno Lawan 1 Wanita di Garut Divonis 2,9 Tahun Penjara

888
0

TAROGONG KIDUL – Dua terdakwa kasus video asusila yakni We dan AD divonis hukuman dua tahun sembilan bulan penjara dan denda Rp 1 miliar oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Garut pada sidang dengan agenda putusan Kamis (26/3).

Humas Pengadilan Negeri Garut Endratmo Rajamai mengatakan kedua pelaku divonis lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya JPU menuntut hukuman empat tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. “Keduanya divonis hukuman 2 tahun 9 bulan penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan penjara,” jelasnya usai persidangan.

Baca juga : Kades Karyajaya Bayongbong Garut Ditahan Kejaksaan Gara-gara Ini..

Menurut dia, keduanya divonis lebih ringan dari tuntutan JPU karena dinilai selama menjalani persidangan kooperatif dan juga telah berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya. Keduanya pun belum pernah melakukan tindak pidana dan mempunyai tanggungan keluarga.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Garut Dapot Dariarma yang juga ketua tim JPU dalam kasus tersebut menuturkan meski putusan hakim lebih ringan dari tuntutan JPU, namun masih lebih dari 2/3 tuntutan yang disampaikan. “Kalau saya mendengar hasil putusan dari majelis hakim, menurut saya itu sudah lebih dari dua pertiga, tapi kita tidak bisa mengambil putusan secara langsung karena harus melaporkan dulu ke Kejati, masih ada waktu satu minggu,” katanya.

Untuk terdakwa Va, Dapot menerangkan saat ini masih dalam tahapan persidangan dan belum masuk dalam sidang putusan. “Masih replik dan duplik. Vonisnya, diperkirakan dua mingguan lagi,” ujarnya.

Loading...

Sementara itu, penasehat hukum We dan AD, Soni Sonjaya, mengatakan kedua kliennya menerima putusan dari majelis hakim. “Kedua klien kami tidak keberatan dengan putusan majelis hakim, karena lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang sebelumnya menuntut hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan,” jelasnya.

AD, salah satu terdakwa mengaku menerima vonis hakim dan dirinya juga mengakui kesalahannya. Dia juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Garut atas beredarnya video asusila dirinya dan sudah membuat jelek nama Kabupaten Garut. “Yang menyebarkan bukan saya. Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Garut,” paparnya.

Baca juga : Petani Kembalikan Kejayaan Perikanan Tawar Asli Garut

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri Garut juga menggelar sidang kasus video porno tiga pria satu wanita tersebut dengan terdakwa Va, pemeran wanita dalam video tersebut. Namun, agenda sidang terdakwa Va masih berupa pembacaan replik dari penasehat hukum Va atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.