2 Hari, 5 Kecamatan di Ciamis Diterjang Bencana

75
0
ISTIMEWA LONGSOR. Dalam kurun waktu dua hari, lima kecamatan di Kabupaten Ciamis dilanda bencana seperti longsor, banjir dan rumah ambruk, Minggu (1/11).

CIAMIS – Selama dua hari, Sabtu-Minggu (31/10-1/11) lima kecamatan di Kabupaten Ciamis dilanda bencana. Mulai dari longsor, banjir dan rumah ambruk.

Hal itu diungkapkan Ketua Tagana Kabuapten Ciamis Ade Waluya kepada Radar, Minggu (1/11).

Kata dia, pihaknya mendapatkan laporan terjadinya berbagai bencana di lima kecamatan, seperti Kecamatan Baregbeg, Cisaga, Sadananya,  Lakbok dan Pamarican. Kejadian bencannya beragam, tapi beruntung semuanya tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Lanjut dia, seperti di Kecamatan Baregbeg tembok penahan tebing (TPT) sepanjang 15 meter dan tinggi dua meter longsor hingga mengancam  rumah milik Ina Agustiana (29).

Kemudan kejadian keduanya, satu rumah milik Ade Iim Herdiaman (39) warga Cisaga Kolot Desa Mekarmkti Kecamatan Cisaga terendam banjir akibat luapan dari drainase.

“Kita ketahui akibat kejadian itu, rumah korban tembok belakangnya jebol, bahkan semua harta benda korban rusak terendam air,” ucapnya.

Baca juga : 266 Orang Lolos CPNS Pemkab Ciamis

Selanjutnya, kata Ade, untuk kejadian ketiga yakni tebing longsor yang berdampak terhadap bagian belakang dua rumah terbawa longsor. Rumah tersebut milik Abdul (52) dan Diah (68), keduanya warga Desa Dewasari Kecamatan Sadananya. “Kami sarankan kepada kedua pemilik rumah untuk mengungsi, karena takut longsor susulan,” ujarnya.

Kemudian, kata dia, Tagana Kabupaten Ciamis pun menerima laporan rumah ambruk. Di mana rumah tersebut terdampak gempa beberapa waktu lalu dan sudah mengalami retak-retak. Rumah tersebut milik Sar’an (66) warga Dusun Karangmalang Desa Puloerang Kecamatan Lakbok.

Jelas dia, menurut keterangan pemilik rumah, kronologisnya sebelum ambruk, rumah tersebut terdampak gempa yang mengakibatkan retak-retak bagian dindingnya. Kemudian pada beberapa hari lalu, hujan dengan intensitas tinggi dan lama terjadi yang mengakibatkan rumah tersebut ambruk pada bagian depannya.

Laporan kelima, longsor tebing tanah samping kanan dan kiri rumah akibat hujan deras. Akibatnya, rumah Turimin (41) warga di Dusun Sambungjaya Desa Sukahurip Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis tertimbun material longsor hingga dindingnya jebol. “Untuk penghuninya mengungsi ke rumah saudaranya, karena khawatir terjadi longsor susulan,” paparnya.

Kabid Darlok BPBD Kabupaten Ciamis Memet Hikmat mengatakan, memang beberapa hari ini curah hujan disertai angin kencang dan petir terus terjadi, akibatnya banyak laporan masuk soal bencana alam yang terjadi.

“Kami imbau dan ingatkan kepada seluruh masyarakat harus ekstra meningkatkan kewaspadaan karena Ciamis rawan berbagai kejadian bencana alam, apalagi di tengah cuaca seperti ini,” harapnya. (isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.