2 Hari, Muncul 68 Pasien Positif Corona di Garut

1193
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi covid-19/ radartasikmalaya.com

GARUT KOTA – Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut menyampaikan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terjadi lonjakan cukup signifikan.

Dalam dua hari terakhir, yakni Jumat (16/10) dan Sabtu (17/10), ditemukan 68 kasus positif di Kabupaten Garut.

Baca juga : Sehari, 27 Warga Garut Positif Corona

“Untuk kasus yang paling meningkatkan yakni pada Jumat, ditemukan 63 orang dan hari Sabtu ditemukan 5 orang,” ujar Humas Gugus Tugas Percepatan dan Penangana Covid-19 Kabupaten Garut Yeni Yunita kepada wartawan, Minggu (18/10).

Dengan adanya lonjakan kasus ini, kata dia, maka jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut mencapai 420 kasus.

Dari jumlah tersebut, 151 Kasus isolasi dan perawatan di RSUD dr Slamet Garut, 255 kasus sembuh dan 14 kasus meninggal dunia.
Ia menyampaikan untuk kasus yang melonjak pada Jumat (16/10) dan ditemukan 62 kasus, itu dari hasil pemeriksaan di fasilitas kesehatan.

“Kita juga tutup sementara sebuah klinik karena petugas kesehatannya ada yang positif Covid-19,” ujarnya.

Selain ada penambahan kasus, kata Yeni, ada juga laporan sebanyak sembilan orang selesai menjalani isolasi hingga akhirnya dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan diperbolehkan pulang ke rumah.

Sedangkan kasus baru positif Covid-19 itu, kata Yeni, ditemukan dari klaster klinik, pondok pesantren dan keluarga dengan usia mulai anak-anak hingga dewasa di beberapa kecamatan.

Yeni mengimbau masyarakat selalu waspada, termasuk di klaster keluarga. Harus meningkatkan penerapan protokol kesehatan agar tidak terjadi penularan Covid-19 di lingkungan keluarga.

“Oleh karena itu, upaya pencegahan menjadi sangat penting dengan menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan di dalam keluarga itu sendiri,” katanya.

Baca juga : Penanganan Korban Banjir di Selatan Garut Terapkan Protokol Kesehatan

Ia menambahkan tim gugus tugas di lapangan terus menelusuri dan melakukan tes swab terhadap orang yang pernah kontak erat dengan pasien positif Covid-19 untuk mendeteksi ada atau tidaknya penularan virus.

“Kontak erat tercatat 6.048 orang. Dari jumlah itu 943 Kasus isolasi mandiri dan 5105 kasus selesai pemantauan,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.