2 Juni Kota Tasik Terapkan New Normal (AKB)

1551
1

KOTA TASIK – Menjelang pemberlakuan tatanan New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Selasa 2 Juni 2020, Tim Covid Kota Tasik mulai sosialisasi ke masyarakat.

Wali Kota Tasik, H Budi Budiman, sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya menuturkan, bahwa Kota Tasik adalah wilayah direkomendasikan pemerintah provinsi dan pusat untuk menerapkan tatanan New Normal atau AKB.

“Hari ini kami sosialisasi ke sejumlah wilayah. Kita akan menerapkan tatanan New Normal serentak di seluruh wilayah kota, mulai 2 Juni,” ungkap Budi kepada wartawan, Minggu (31/05).

Tempat yang jadi sasaran sosialiasi, kata Budi, adalah pasar, mal, kawasan pusat pertokoan, dan sejumlah tempat ibadah seperti masjid dan gereja.

Saat bersamaan, kawasan kawasan tersebut diperbolehkan untuk beroperasi, namun dengan syarat ketat mengedapankan protokol kesehatan.

Berita terkait : Ini 15 Daerah Zona Biru di Jabar yang Terapkan New Normal
Berita terkait : New Normal, Warga yang Mau Masuk Kota Tasik Harus Tunjukan Ini..

Tempat-tempat tersebut, ujar Budi, harus menyediakan fasilitas seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan melakukan pengawasan kepada setiap pengunjung, untuk menjaga jarak (physical distancing) dan mengenakan masker.

“Jika tidak menerapkan protokol kesehatan, kami akan memberikan sanksi mencabut izin usahanya,” ancam Budi.

Petugas gabungan yang biasa menjaga pos PSBB, lanjut Budi, akan melakukan pengawasan langsung masuk ke temoat tempat tersebut.

Baca juga : New Normal, Masjid Agung Kota Tasik Dibuka untuk Jamaah

“Nanti akan ada petugas yang patroli ke pasar, pusat pertokoan, hingga mal. Apakah mereka menerapkan protokol kesehatan atau tidak,” ujarnya.

Penerapan tatanan New Normal ini, lanjut Budi, perlu dukungan semua pihak, terutama dalam hal kedisiplinan masyarakat.

“Kita rindu kehidupan normal. Makanya, semua harus bekerja sama mematuhi anjuran yang ada,” pintanya.

Budi mengaku belum bisa menentukan sampai kapan tatanan New Normal ini akan berlangung. Pasalnya, hingga saat ini obat untuk Covid-19 sendiri belum ditemukan.

Menurut dia, vaksin Covid-19 bisa saja ditemukan setahun atau dua tahun kemudian.

Sementara, pemerintah tak mungkin terus menerapkan PSBB. “Ekonomi, pendidikan, agama, sosial, dan budaya, harus berjalan,” kata dia.

Saat ini Kota Tasik telah memasuki level 2 atau zona biru di Jabar. Dengan diterpkan tatanan new normal, Budi berharap, Kota Tasik akan masuk ke level 1 zona hijau.

“Kalau semua disiplin, kita bisa jadi zona hijau. Tapi jika diabaikan, justru bisa kembali ke zona kuning atau merah,” tandasnya.

(agustiana_age)

Loading...
loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.