2 Pasang Sejoli Pesta Miras di Kamar Hotel di Kawasan Mangkubumi Kota Tasik, Kepergok Pol PP Lagi..

2111
0
radartasikmalaya.com
Ilustrasi Minuman Beralkohol/ Net

TASIK– Dua pasangan muda-mudi kedapatan tengah berkumpul di salah satu kamar hotel di Jalan AH Nasution, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Selasa Malam (10/11). Mereka terciduk Satpol PP, bersama barang bukti berupa 5 liter miras jenis tuak dalam kemasan empat plastik.

Hal ini diketahui saat Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Tasikmalaya menggelar patroli rutin, menyisir sejumlah titik potensial pelanggaran ketertiban umum (tibum).

Tim patroli mendapat informasi adanya dugaan pesta miras yang dilakukan dua pasangan muda-mudi di salah satu hotel. Setiba di lokasi, mereka tengah bersantai sambil menonton televisi dan mengemil kepala ayam goreng.

“Menurut informasi mereka sudah sejak pukul 19.00 berada di sana. Dan saat kami ke lokasi sekitar pukul 22.30, tengah asyik bercengkerama sambil menenggak miras, karena saat kesana setengah liter tuak sudah diminum,” kata petugas Pol PP, Asep Setiawan kepada Radar, Rabu (11/11).

Baca juga : UPDATE Covid-19 di Kota Tasik, 1 Balita Terpapar

Menurutnya, dari pengakuan salah seorang perempuan berusia kisaran 18 tahun tersebut. Dua pasangan muda-mudi ini tengah merayakan anniversary hari jadian. Di mana, dua gadis itu berasal dari kampung serupa yakni Sukalaya Barat Kecamatan Cihideung. Mereka berpacaran dengan dua pemuda dari Kampung Cikoneng Kecamatan Indihiang.

“Mereka mengaku sedang party (pesta, Red), merayakan anniversary hubungannya. Dua pasangan itu bersepakat untuk merayakan dengan miras dan menginap di hotel tersebut,” kata Asep.

Dua gadis tersebut, diketahui tidak sedang menempuh pendidikan atau bekerja. Sementara dua pemuda merupakan buruh salah satu pabrik di Kota Resik. Petugas mendapati mereka tidak terindikasi berbuat asusila.

“Hanya memang satu perempuan diantaranya berpakaian minim yakni mengenakan tanktop dan hotpants saja. Tetapi, saat ke lokasi dan menanyai keempatnya, kondisi mulut mereka sudah berbau alkohol,” lanjutnya.

Setelah itu, kata dia, keempatnya di gelandang ke Mako Satpol PP untuk menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) atas perbuatan tersebut. Satpol PP pun sempat menghubungi perwakilan keluarga, yakni kakak dari salah satu gadis asal Sukalaya Barat tersebut.

“Bahkan keluarga juga mengapresiasi dan berterima kasih, supaya ada efek jera. Sudah sering katanya dapat laporan dan baru sekarang terciduk,” cerita Asep.

Keesokan harinya, mereka langsung menjalani persidangan atas perbuatannya itu, sekitar pukul 11.00 WIB di Pengadilan Negeri Kota Tasikmalaya. Keempatnya diganjar tindak pidana ringan (Tipiring).

“Hakim ketua, memutuskan sanksi atas perbuatan mereka, denda sebesar Rp 300 ribu, subsider kurungan 7 hari,” kata Kasi Ops dan Penindakan Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Tasikmalaya Sandi Apriadi Sugih.

Dia menambahkan pada kesempatan ter­sebut pihaknya pun menyidangkan sejum­lah pelanggaran lain yang dite­mukan saat operasi. Seperti, pasangan non-muhrim yang terciduk berada dalam satu kamar di hotel lainnya, serta penyakit masyarakat.

“Persidangan hari ini, kami menindaklanjuti pelanggaran diantaranya Perda Nomor 7 Tahun 2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol serta Perda Nomor 11 Tahun 2009, tentang Ketertiban Umum,” jelasnya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.