2 Pembunuh Sopir Taksi Online di Garut Siap Jalani Hukuman Mati

156
0

TAROGONG KIDUL – Dua pembunuh sopir taksi online yakni Jajang alias Keling (33) dan Doni alias Abang (33) akan tetap menjalani putusan hukuman mati.

Hal itu karena banding yang diajukan dua terdakwa ke Mahkamah Agung (MA) untuk meminta keringanan hukuman ditolak.

Baca juga : 2 PDP di Garut Meninggal, Pasien Positif Corona Membaik

“Ia benar ditolak oleh MA (banding). Jadi kedua terdakwa ini tetap dihukum mati, “ ujar Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Garut,  Dapot Dariarma saat dihubungi Rakyat Garut (Grup Radar Tasikmalaya),  Minggu (5/4).

Menurut dia, dalam meminta keringanan hukuman,  kedua terdakwa ini sudah menempuh semuanya,  dari mulai mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi sampai terakhir Mahkamah Agung.

“Semua upaya hukum ditolak semuanya.  Jadi keduanya tetap dihukum mati, “ katanya.

Hingga kini, Dapot masih menunggu salinan putusan dari MA kepada kedua pelaku tersebut. Namun pihaknya sudah mendapat informasi soal vonis dari MA kepada keduanya.

“Sekarang tinggal menunggu salinannya saja,  sebelum dieksekusi, “ terangnya.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Garut yang diketuai Endratno Rajamai memutuskan hukuman paling berat kepada Keling dan Abang yakni hukuman mati, pada Senin (14/10).

Baca juga : Dinkes Garut Lacak Orang-orang yang Kontak dengan Postif Corona

Keduanya divonis mati,  karena aksi kedua pelaku dianggap sangat keji. Karena dalam pembunuhannya,  korban digilas beberapa kali menggunakan mobil korban.

Bukan hanya itu,  kepala korban juga dikapak beberapa kali, hingga akhirnya korban meninggal. Aksi pembunuhan itu juga sudah direncanakan karena pelaku ingin mengambil mobil milik korban. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.