2 Perangkat Desa Pamotan Pangandaran Diminta Mundur

44
0
AKSI. Masyarakat Desa Pamotan Kecamatan Kalipucang minta dua perangkat desa untuk turun dari jabatannya, karena sudah tidak percaya dengan kinerja mereka. Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya
AKSI. Masyarakat Desa Pamotan Kecamatan Kalipucang minta dua perangkat desa untuk turun dari jabatannya, karena sudah tidak percaya dengan kinerja mereka. Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya
Loading...

PANGANDARAN – Setelah Desa Pangandaran, kini giliran Desa Pamotan Kecamatan Kalipucang yang diguncang prahara. Di mana sejumlah masyarakat menuntut dua perangkat desa untuk turun dari jabatannya.

Dari pantauan Radar setidaknya ada 90 warga yang mendatangi Kantor Desa Pamotan, tentunya dengan penjagaan ketat TNI dan Polri.

Perwakilan masyarakat Dede Sukarna mengatakan, tujuan masyarakat datang ke kantor desa hanya untuk meminta dua perangkat desa untuk turun, karena ketidakpuasan atas kinerja mereka. “Kami masyarakat sudah tidak percaya lagi dengan kinerja mereka,” ujarnya kepada Radar, Senin (15/2/2021).

Kata dia, permasalahan yang ditimbulkan oleh keduanya sudah menumpul dan masyarakat sudah sangat jenuh. “Masyarakat memberikan waktu dua minggu ke depan, bila mana tidak ada titik temu kami akan melakukan aksi kembali, bahkan untuk masanya bisa lebih banyak dari sekarang,” jelasnya.

Baca juga : Konflik Kades vs Perangkat Desa Pangandaran Terus Bergulir, Pemkab Bentuk Tim Pembinaan

loading...

Kepala Desa Pamotan Andi Suwardi mengatakan, pemerintahan desa sangat mengapresiasi dengan adanya aspirasi dari masyarakat tersebut. “Kita akan melakukan penelitian khusus oleh Tim Muspika dan unsur lainnya dengan apa yang jadi keinginan masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, dua orang perangkat yang dituntut mundur adalah Kaur Umum dan Kepala Dusun Pamotan. “Kami akan melakukan tahapan demi tahapan terlebih dahulu sesuai prosedur yang ada bersama tim, mudah mudahan dengan cepat diselesaikan,” katanya. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.