2 Rumah di Indihiang Kota Tasik Digeledah Densus 88

1504
0

KOTA TASIK – Tim Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Mabes Polri dibantu petugas Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota menggeledah dua rumah terduga jaringan teroris.

Kedua rumah itu tempat tinggal pria berinisial MR (45) di Kelurahan Sukamaju Kaler dan Sukamaju Kidul Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Rabu (13/05) siang.

Dari salah satu rumah ditemukan senjata rakitan berbentuk mirip senjata angin dimodifikasi berpeluru busur panah dan senjata sumpit.

Kemudian, petugas pun mengamankan satu buah target panah yang terlihat sudah usang dan banyak bekas busur panah latihan menembak.

Ketua RT 01 RW 10 Kampung Padasuka, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Cucu Hermawan mengatakan, pihaknya membenarkan salah satu warganya diamankan oleh tim Densus 88 pada Senin (11/05) lalu.

“Ini rumah bapak yang dibawa oleh petugas berpakaian preman yang mengaku sebagai tim Densus. Nah, sekarang banyak polisi berseragam langsung menggeledah rumah keluarganya di sini, dan satu lagi rumah di kelurahan tetangga yang dijadikan tempat istirahatnya,” papar Cucu kepada wartawan di sela-sela penggeledahan, Rabu (13/05).

Cucu menyebutkan, dirinya diminta untuk hadir bersama petugas Kepolisian menyaksikan proses penggeledahan kedua rumah tersebut.

Petugas mengamankan beberapa barang bukti senjata rakitan berpeluru busur panah dan sejumlah buku catatan.

“Tadi barang buktinya sudah diamankan. Warganya yang diamankan selama ini suka aktif di kegiatan-kegiatan keagamaan di kampung kami,” ungkap Cucu.

Selama ini, lanjut Cucu, MR diketahui bekerja kesehariannya sebagai tukang air mineral galon dan kopi seduh di rumahnya.

Dirinya pun tak menyangka kalau tersangka ada kaitannya dengan dugaan jaringan teroris sampai akhirnya dibawa oleh tim Densus 88.

“Warga kami itu sudah 10 tahun tinggal di kampung kami, aslinya dia warga Cigalontang, Singaparna,” ungkap dia.

Sementara, salah seorang tetangga MR, Kokom (61) mengatakan, para tetangga selama ini mengenal MR jarang bergaul dengan warga sekitar, tapi aktif di masjid.

Setiap harinya diketahui sering pergi keluar rumah dan pulang sore hari serta jarang bertemu dengan para tetangga atau warga sekitar.

“Jarang keluar rumah, sering ke masjid, jarang bergaul,” singkat Kokom saat proses penggeledahan.

Petugas Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota beserta Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri telah mengamankan beberapa barang bukti dari dua rumah tersebut.

Rombongan kendaraan Inafis dengan pengamanan ketat polisi berseragam bersenjata laras panjang pun membawa hasil penggeledahan ke Mako Polres Tasikmalaya Kota.

(rezza rizaldi/age)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.