Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.3%

7.2%

70.4%

20 Hektare Sawah di Kota Tasik Gagal Panen

99
0
Lahan pertanian di Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, kekeringan. Rabu (16/09). rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Musim hujan yang tak kunjung datang di wilayah Kota Tasik menyebabkan sekitar 20 hektare sawah di 10 kecamatan gagal panen.

Menurut Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), 20 hektare lahan yang kekeringan itu paling banyak berada di Tamansari dan Purbararu.

“Hampir setiap tahun kita ada musim kemarau,” ujar Kepala DKP3, Tedi Setiadi kepada radartasikmalaya.com, Rabu (16/09) pagi.

“Bahkan ada sekitar 20 hektare lahan pertanian kita yang gagal panen karena kekeringan,” sambungnya.

Namun dia bersyukur para petani yang lahannya gagal panen itu tak akan mengalami kerugian. Karena lahan pesawahannya sudah diasuransikan.

“Alhamdulillah petani kita tak rugi karena memiliki AUTP (Asuransi Usaha Tani Padi),” terangnya.

Jadi, para petani bisa mengklaim. Kekeringan di wilayah Kota Tasik ini tak seperti fuso tapi ada hujan sedikit. Dan kondisi saat ini sudah memasuki masa panen yang kedua.

“Para petani yang sudah memilik AUTP ini sudah melakukan klaim. Kalau ga salah di Bank Mandiri. Jadi ketika sudah memasuki masa musim seperti itu, mereka langsung melakukan AUTP,” ungkapnya.

Bahkan, kata dia, laporan dari Bidang Pangan dan penyuluh lapangan produksi padi pada panen kali ini diprediksi melebihi target yang sudah ditentukan.

“Meski kekeringan dan prediksi gagal panen stok akan aman,” katanya.

Jelas dia, tanaman padi yang diperdiksi gagal panen itu berada di Kecamatan Tamansari dan Purbaratu, Cibereum.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.