20 Warga Kampung Siluman Kota Banjar yang Positif Covid-19 di-Swab Ulang, Lockdown Masih Berjalan

48
0
SWAB TEST. Warga RW 11 Lingkungan Siluman Kelurahan Purwaharja Kecamatan Purwaharja menjalani swab test ulang di balai pertemuan RW kemarin.
SWAB TEST. Warga RW 11 Lingkungan Siluman Kelurahan Purwaharja Kecamatan Purwaharja menjalani swab test ulang di balai pertemuan RW kemarin.
Loading...

BANJAR – Sebanyak 20 warga RW 11 Lingkungan Siluman Kelurahan Purwaharja Kecamatan Purwaharja menjalani swab test ulang, Rabu (20/1) di balai pertemuan RW. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan warga yang sebelumnya positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri sembuh atau terbebas dari virus corona.

“Ini 20 orang warga positif yang pertama swab. Sementara gelombang kedua rencananya Jumat dilakukan swab ulang,” kata Ketua RW 11 Aam Amijaya kepada wartawan, Rabu (20/1).

Dia berharap setelah swab test ulang hasilnya negatif, sehingga warga di Lingkungan RW 11 bisa beraktivitas seperti biasa. Namun masih tetap menerapkan protokol kesehatan. “Mudah-mudahan hasilnya negatif semua satu lingkungan RW di sini. Mohon doanya,” ujarnya.

Aam menambahkan hingga saat ini di lingkungan tersebut masih diberlakukan lockdown skala lokal sampai 23 Januari. Pembatasan dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Baca juga : Ruangan Isolasi Covid-19 di RSUD Asih Husada Kota Banjar tak Bertambah

loading...

Kata dia, selama menjalani isolasi mandiri, kebutuhan sehari-hari warga, selain bantuan sembako dari pemerintah kota, Baznas, Jaber, juga dipasok dari para donatur.

“Alhamdulillah banyak donatur. Semua warga yang dapat sembako sebanyak 143 KK kita bagi rata. Karena bantuan terus berdatangan,” tandasnya.

Camat Purwaharja Jaenal Arifin menambahkan lockdown skala lokal di RW 11 masih berlangsung sampai 23 Januari. Warga masih menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Alhamdulillah untuk bantuan kebutuhan sehari-hari ada saja yang ngasih, kita juga tidak tinggal diam mencari donatur membantu meringankan warga yang terdampak,” ujarnya. (nto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.