200 Orang Pegawai & Keluarga RSIA di Kota Tasik Sudah Di-Tracking Dinkes, Hasilnya Nunggu..

2788
0
radartasikmalaya
dr Uus Supangat Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya

KOTA TASIK – Perkembangan pandemi Covid-19 di Kota Tasikmalaya hingga Minggu (13/09) siang, Tim Covid-19 masih menutup Puskesmas Cihideung Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) di Indihiang serta Klinik di Cibeureum. Pasalnya, tenaga medisnya terkonfirmasi positif.

“Ketiga fakes masih ditutup pelayanannya. Tracking di RSIS yang menghentikan layanan itu sudah kami dilakukan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasik, Uus Supangat kepada radartasikmalaya.com, Minggu (13/09) siang.

“Daftar namanya sudah ada di kita sekitar 200 orang yang terdiri dari pegawai, keluarga serta warga sedang proses tracking tim kita. Ada sebagian di PCR untuk kontak eratnya dan sebagian lagi kita gunakan rapid test,” sambungnya.

Hasilnya, terang Uus, nanti akan dikomunikasi dengan pihak manajemen rumah sakit tersebut. Yang penting faskes yang sempat berhenti sementara operasionalnya itu aman digunakan kembali dan tak usah khawatir.

“Kami jamin aman. Kalau untuk puskesmas besok Senin (14/09) sudah beroperasi lagi seperti biasa. Untuk yang swasta kita masih komunikasi dengan pihak manajemen,” terangnya.

Uus menambahkan, sebetulnya jika proses tracking di RSIA sudah tuntas kemudian pemeriksaan terhadap karyawannya sudah usai, dan ruangannya sudah tersterilkan rumah sakit itu secepatnya sudah bisa dibuka kembali.

Loading...

“Karena menyangkut kapasitas layanan masyarakat yang harus dilayani di Kota Tasik. Untuk rapid bisa cepat dirilis kalau yang PCR itu perlu waktu 2-3 hari. Tapi yang PCR di rumah sakit itu sekitar 25 orang,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.