#2018GantiHonorerJadiPNS

256
0
Loading...

Massa honorer K2 (kategori dua) membawa spanduk dan selebaran berisi tulisan #2018GantiHonorerJadiPNS, bergabung dalam demo buruh di depan Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/5). Aspirasi yang disuarakan, menuntut pemerintah segera mengangkat mereka menjadi CPNS.

Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) menyatakan mendukung dan ikut mengawal aspirasi honorer K2 tersebut. Menurut Ketum ADKASI Lukman Said, perjuangan honorer K2 untuk mendapatkan status CPNS harus didukung. Mereka mengabdi untuk negara tapi terpinggirkan. “Kami pasti kawal dan selalu bersama mereka di setiap agenda perjuangan,” tegas Lukman kepada JPNN, Selasa (1/5).

Lukman yang juga ikut aksi menegaskan ingin mencari tahu apa masalahnya sehingga revisi UU ASN (Aparatur Sipil Negara) tidak segera dimulai. “Kami sudah sampaikan secara langsung kepada presiden tentang honorer ini. Mereka harus diangkat PNS agar negara tidak dicap menzalimi pelayan masyarakat,” serunya.

Ketua Umum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih menegaskan aksi honorer K2 gabung demo buruh  ini ditujukan ditujukan ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur karena selama ini tidak serius untuk menyelesaikan honorer K2.

Kalau secara aturan, lanjutnya, presiden sudah perintahkan MenPAN-RB untuk membahas revisi UU ASN sebagai payung hukum pengangkatan honorer K2 menjadi CPNS. “Kalaupun honorer K2 sampai golput itu bentuk kekecewaan terhadap MenPAN-RB makanya kami ikut aksi karena kami mau adukan MenPAN-RB ke presiden agar segera serahkan DIM (daftar inventarisasi masalah) ke Baleg (Badan Legislasi) dan segera disahkan revisi UU ASN,” tandasnya.

Loading...

Beri Mandat kepada Jokowi

Belasan ribu gabungan honorer dan pegawai non-PNS berkumpul di depan Istana Negara.

Massa honorer yang tergabung dalam FHK2I (Forum Honorer Kategori 2 Indonesia) dan KNASN (Komite Nasional Aparatur Sipil Negara) ini memberikan mandat kepada Presiden Joko Widodo agar segera memerintahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur untuk menuntaskan revisi UU ASN.

“Gabungan honorer berkumpul di sini untuk satu visi mengesahkan revisi UU ASN. Regulasi ini penting untuk menghantarkan honorer menjadi PNS,” kata Ketum Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) Lukman Said kepada JPNN yang ikut berorasi di May Day.

Dia menegaskan mandat honorer ini adalah amanat rakyat. Sebab, honorer masih percaya Jokowi. “Gabungan honorer percaya presiden berpihak ke rakyat. Momentum May Day menjadi ajang honorer untuk mengadukan nasib,” ucapnya.

Sementara Ketum FHK2I Titi Purwaningsih dalam orasinya memberikan semangat kepada honorer K2 bahwa perjuangan ini akan ada hasilnya. “Kita harus solid dan jangan tercerai berai. Kita bisa berbeda bendera tapi misi sama. PNS yes,” serunya.

Demikian juga Ketum KNASN Mariani. Dengan bersemangat dia mendesak seluruh honorer dan pegawai non-PNS untuk mendesak MenPAN-RB.

Keputusan diangkat atau tidak menjadi PNS tergantung regulasi yang dibuat pemerintah. “Ayo desak MenPAN-RB sahkan revisi UU ASN. Tahun ini regulasi harus ada, kalau enggak demo terus,” seru Bidan Mariani yang disambut gempita massa honorer. (esy/jpnn)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.