Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.1%

1.5%

83.4%

5%

0.5%

9.5%
Partai Gerindra Kota Tasik Optimis Menjadi Pemenang di Pileg

2019 Buru Kursi Ketua DPRD

242
0

TASIK – Partai Gerindra Kota Tasikmalaya optimis merebut kursi ketua DPRD di Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Hal ini setelah partai yang didirikan Prabowo Subianto itu meraih hasil maksimal di pentas Pilgub Jabar 2018.

“Raihan suara Pilgub Jabar di Kota Tasikmalaya membuat spirit kita semakin besar. Kami optimis akan berdampak kepada suara di pileg nanti,” ujar Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tasikmalaya H Nandang Suryana kepada Radar, Minggu (8/7).

Untuk itu, di Pileg 2019 pihaknya menargetkan raihan 12 kursi. “Target kursi ketua dewan ini sangat logis setelah berhasil menjadikan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) unggul di Kota Tasik dalam pilgub,” ungkap lelaki yang juga pengusaha di bidang peternakan tersebut.

Selain itu, kata Nandang, animo masyarakat terhadap Partai Gerindra di Kota Tasikmalaya mengalami peningkatan. Hal tersebut terlihat dari banyaknya antusias warga yang ingin mencalonkan diri sebagai bacaleg. ”Kita tidak buka pendaftaran bacaleg secara terbuka, namun banyak sekali yang mendaftarkan diri,” tuturnya.

Ditambah banyaknya beberapa politisi senior dari partai lain yang pindah ke Partai Gerindra menjadi nutrisi tersendiri dalam menambah raihan suara. “Sebab secara otomatis mereka (politisi yang pindah ke Gerindra, Red) akan membawa massa pendukung yang militan,” paparnya.

Meski kehadiran Partai Gerindra mendapat respon positif dari masyarakat, pihaknya tidak akan berleha-leha dan terus berupaya meningkatkan kredibilitas serta kualitas kader partai. “Kita terus gembleng kemampuan bacaleg, sehingga ketika diberi amanah masyarakat menjadi wakil rakyat, kualitasnya sudah tidak diragukan lagi,” paparnya.

Dalam Pileg 2019 nanti, kata Nandang, pihaknya tetap menjual tagline 2019 GantiPresiden. Karena masyarakat khususnya di Kota Tasikmalaya sudah jenuh dengan kondisi ekonomi saat ini yang memberatkan masyarakat. “Jadi 2019 itu ganti presiden dan ketua DPRD,” tegasnya.

Karena dengan menguasai kursi ketua DPRD, tambah dia, Partai Gerindra ingin memberikan perubahan signifikan salah satunya membuat regulasi-regulasi di bidang ekonomi yang pro rakyat. “Supaya keberadaan pelaku usaha itu jadi lumbung rezeki untuk warga daerah, bukan sebagai penyalur uang ke luar daerah bahkan luar negeri,” pungkasnya.

Figur Cawapres Masih Misteri
Sementara itu, calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto masih misteri. Namun, Partai Gerindra yang akan berkoalisi dengan PKS dan PAN telah melakukan pembahasan porsi menteri untuk kabinetnya.

Ketua Tim Pemenangan Pilpres Partai Gerindra, Sandiaga Uno mengatakan sudah ada pembicaraan mengenai kursi kabinet bila Gerindra menang di Pilpres 2019. Pembicaraan dilakukan dengan

PKS dan PAN. ”Sudah dibicarakan (kursi menteri, Red) tapi dalam tatanan yang sangat umum, hanya sebatas menyambut baik dan akan didorong,” ujarnya kepada wartawan di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (8/7).

Menurut Sandiaga, walaupun telah terdapat pos menteri untuk Gerindra, PKS dan PAN, namun belum ada pembahasan rinci soal nama menteri, tapi kalangan profesional juga diutamakan. ”Sudah (dengan,) PKS, PAN. Belum siapa-siapanya, belum.

Pembagiannya sudah dibicarakan,” ucap Wagub DKI Jakarta itu.
Sandiaga menuturkan Gerindra bersama mitra koalisi terus membicarakan tokoh yang akan digandeng dalam pilpres 2019.

Dia meyakini tokoh tersebut benar-benar berasal dari aspirasi warga. ”Saya yakin pada ujungnya mitra koalisi akan sepakat dengan yang ditunggu-tunggu dan merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat dan aspirasi rakyat Indonesia,” tuturnya.(rga/aen/jpg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.