2020, Target Semua SMP Bisa UNBK

74
PANTAU. Bupati Garut H Rudy Gunawan memantau jalannya UNBK hari pertama di SMPN 1 Garut Senin (22/4). Tahun ini, belum semua SMP laksanakan UNBK. yana taryana / rakyat garut

GARUT KOTA – Dinas Pendidikan Kabupaten Garut memastikan seluruh siswa tingkat SD dan SMP mengikuti ujian nasional. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut H Totong SPd, MPd.

“Belum ada laporan, tapi kami yakin semua siswa mengikuti ujian nasional di hari pertama ini,” ujar dia usai memantau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 1 Garut Senin (22/4).

Jika nanti ditemukan ada yang tidak bisa ikut ujian, pihaknya sudah menyiapkan waktu untuk ujian susulan, baik itu sekolah yang melaksanakan UNBK ataupun Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP). “Waktunya sudah kami siapkan. Tapi kami berharap ikut semuanya, tidak ada yang susulan,” katanya.

Menurut dia, dalam pelaksanaan ujian nasional, khususnya SMP belum seluruhnya melaksanakan UNBK. Hal itu karena keterbatasan perangkat komputer. “Ada 412 sekolah dari 646 SMP sederajat di Garut yang tahun ini menyelenggarakan UNBK, jadi belum semuanya,” terangnya.

Dia berharap tahun depan semua sekolah bisa melaksanakan UNBK, karena secara geografis sejumlah sekolah di wilayah utara, kota maupun pelosok di daerah selatan Garut sudah siap melaksanakannya. “Tinggal perangkatnya saja disiapkan oleh pemerintah, semuanya sudah bisa melakukan. Sekarang yang jadi kendala kan tidak adanya fasilitas komputernya,” katanya.

Bupati Garut H Rudy Gunawan mengaku Pemkab Garut terus berupaya setiap tahunnya agar sekolah tingkat SMP bisa menyelenggarakan ujian nasional dengan menggunakan perangkat komputer. “Kami targetkan tahun besok (2020, Red) semuanya bisa UNBK,” terangnya.

Dalam ujian nasional, pihaknya tidak hanya akan berupaya melengkapi fasilitas komputer di setiap sekolah, tetapi menjamin bahwa soal yang diujikan kepada siswa tidak ada yang menyinggung, baik kepada intansi, perusahaan, lembaga maupun perorangan. “Kami akan ketat mengawasi masalah soal ini. Kami jamin untuk ujian nasional baik itu SD maupun SMP tidak akan ada yang nyeleneh,” terangnya.

Terpisah, Kepala SMPN 2 Garut sekaligus koordinator UNBK tingkat Kabupaten Garut Budi Suhardiman mengatakan pelaksanaan UNBK SMP tahun 2019 diikuti sebanyak 14.886 siswa. Seluruhnya dipastikan sudah mendapatkan pelatihan dan pendidikan untuk menghadapi UNBK.

Bagi sekolah yang belum mampu melaksanakan UNBK, kata dia, sementara dilakukan sistem bergantian atau dibagi beberapa sesi. “Masih banyak yang nempel dengan sekolah lain dalam pelaksanaan UNBK ini. Kalau SMPN 2 Garut sudah mandiri, tidak nebeng di sekolah yang lain,” terangnya. Dia menerangkan dengan persiapan maksimal, dirinya menargetkan hasil ujiannya bisa memuaskan. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.