2021, Imam Masjid Besar di Garut Dapat Insentif

61
0
H Rudy Gunawan Bupati Garut
Loading...

GARUT KOTA – Pemerintah Kabupaten Garut akan memberikan insentif kepada seluruh imam di masjid besar dan masjid agung. Insentif akan diberikan mulai tahun 2021.

“Insya Allah imam di masjid-masjid besar mulai tahun depan akan ada intensif perbulannya,” kata Bupati Garut H Rudy Gunawan kepada wartawan, Senin (23/11).

Menurut Rudy, insentif yang diberikan kepada imam masjid merupakan bentuk komitmen Pemkab Garut untuk pengembangan keagamaan.

Rudy menjelaskan akan terus memberikan perhatian untuk pengembangan pendidikan keagamaan di daerahnya. Perhatian bukan hanya diberikam kepada masjid, melainkan juga madrasah dan pesantren.

“Tentu program-program yang harus dilakukan oleh kita di dalam rangka memberikan perhatian kepada madarasah, pesantren salafiyah, masjid-masjid akan kita tingkatkan kami akan terbuka terkait masalah ini,” terangnya.

Loading...

Baca juga : Kades di Cikelet Garut Jadi Tersangka Pencabulan Anak di Bawah Umur

Kepala Bagian Keagamaan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Garut Yayan Gunawan menambahkan insentif akan diberikan kepada 42 imam masjid besar kecamatan dan imam Masjid Agung Kabupaten Garut. Jatah setiap masjid hanya diberikan untuk satu orang imam.

“Nanti anggaran akan dititipkan ke MUI (Majelis Ulama Indonesia), dan MUI memberikan langsung ke imam masjid besar,” katanya.

Ia menyebutkan setiap imam masjid akan menerima insentif sebesar Rp 1 juta per bulan. Bantuan itu akan diberikan selama satu tahun.

Namun, Pemkab Garut akan berupaya bantuan itu terus berkesinambungan setiap tahunnya. “Ini kita usahakan akan terus berkesinambungan. Mudah-mudahan ini bisa membuat Garut bertaqwa, maju, dan sejahtera,” terangnya.

Yayan menjelaskan tujuan diberikannya insentif untuk memotivasi mereka agar terus berupaya mewujudkan visi-misi Kabupaten Garut, yaitu mewujudkan masyarakat yang agamis.

Insentif diberikan kepada imam masjid besar lantaran mereka adalah garda terdepan dalam rangka meningkatkan ketakwaan masyarakat. “Ke depannya, kita juga ingin menyasar lebih luas lagi tak hanya masjid kecamatan,” ujarnya.

Ketua MUI Kabupaten Garut KH Sirojul Munir mengatakan insentif untuk para imam masjid besar akan disalurkan melalui MUI langsung ke Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).

Ia menjelaskan untuk mendapatkan insentif itu, pihak DKM harus mendapatkan surat keputusan (SK) terlebih dahulu dari Dewan Masjid Indonesia (DMI). Setelah mendapatkan SK dari DMI, DKM kemudian mengangkat satu imam besar melalui SK.

“Jadi harus tertib organisasi. Kalau tidak ada SK DKM, tanggung jawabnya bagaimana? Itu kan uang rakyat, uang negara,” ujarnya.

Ia mengaku belum mengetahui besaran pasti insentif yang akan didapatkan para imam masjid besar kecamatan. Namun, ia berharap besaran insentifnya mencapai Rp 50 juta per tahun.

Dengan adanya insentif itu, kata dia, imam masjid besar diharapkan dapat memposisikan diri sebagai ulama yang sangat berperan di kecamatannya. Artinya, keilmuan imam masjid harus terus diaplikasikan untuk pembinaan umat dan lain-lain. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.