2021, Pangandaran Fokus Membangun

51
0
SOFT OPENING. Gubernur Jawa Barat H Mochamad Ridwan Kamil dan Kadisperkin saat soft opening Alun-Alun Paamprokan di Pamugaran Minggu (24/1). Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
SOFT OPENING. Gubernur Jawa Barat H Mochamad Ridwan Kamil dan Kadisperkin saat soft opening Alun-Alun Paamprokan di Pamugaran Minggu (24/1). Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
Loading...

PANGANDARAN – Gubernur Jawa Barat H Mochamad Ridwan Kamil atau biasa disapa Kang Emil mengungkapkan tahun 2021 merupakan tahun membangun. Seperti pembangunan Alun-Alun Paamprokan, akses jalan dan jembatan pesisir menghubungkan pantai yang satu dengan pantai lainnya serta rencana membangun pasar terapung di Cijulang.

“Selain itu rencana perpanjangan landasan Bandara Nusawiru, yang nantinya bisa disinggahi oleh pesawat jet. Sehingga perekonomian di Pangandaran terus tumbuh,” kata dia usai soft opening Alun-Alun Paamprokan di Pamugaran, Minggu (24/1).

Sementara itu, sebelum ke Pangandaran mengendarai sepeda motor gede, gubernur terlebih dulu meninjau budidaya udang di Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Menurutnya, itu merupakan visi Pemprov Jabar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Tahun 2021 kita fokus membangun, maka nanti pada tahun 2022 tinggal memanen hasil apa yang kita bangun saat ini. Karena Covid-19 tidak akan hilang, sama kayak halnya flu,” kata dia.

Baca juga : Bupati & Wakil Bupati Pangandaran Positif Covid-19

loading...

Kepala Dinas Perumahan dan pemukiman (Disperkin) Provinsi Jawa Barat Boy Iman Nugraha menambahkan Alun-Alun Paamprokan dibangun di atas lahan 1,8 hektare dari total 3 hektare lahan milik Pemprov Jabar.

“Di Alun-Alun Paamprokan, ada bangunan pendopo, selter yang dimanfaatkan bagi para pelaku UMKM, taman bermain anak, musala, toilet,” jelasnya.

Kata dia, progres pembangunan secara fisik sudah mencapai 85 persen. Tinggal proses finishing hingga 100 persen. Direncanakan Februari selesai.

Dia mengatakan pembangunan alun-alun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan ruang-ruang terbuka publik. Untuk berinteraksi, bermain dan botram (makan-makan) bagi para pengunjung. “Ya ini sesuai gagasan pak Gubernur Jabar (Ridwan Kamil, Red) dan untuk pengelolaannya kita akan koordinasikan dengan dinas terkait,” ujarnya. (nto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.