215 Pasien Positif Corona di Garut Sembuh

314
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi covid-19/ radartasikmalaya.com

TAROGONG KIDUL – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut menyebutkan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut terus mengalami peningkatan. Namun, peningkatan kasus itu disertai dengan banyaknya pasien sembuh.

Humas Gugus Tugas Pecepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Yeni Yunita menerangkan jumalh kasus Covid-19 di Kabupaten Garut terus mengalami peningkatan.

Baca juga : BNN Garut Bentuk Relawan Antinarkoba di Tiap Desa

Berdasarkan catatannya, hingga Sabtu (10/10) pukul 20.30, total kasus Covid-19 sebanyak 8.630 kasus yang terdiri kontak erat, suspek dan konfirmasi positif.

Kasud kontak erat ada 5.228 orang. Dari total kasus tersebut, 594 orang isolasi mandiri dan 4.634 selesai pemantauan.
Untuk kasus suspek ada 3.100 orang.

Dari jumlah tersebut 47 orang isolasi mandiri, 5 isolasi dan perawatan di rumah sakit, 3.010 orang selesai pemantauan dan 38 orang meninggal dunia.

Sementara kasus konfirmasi positif Covid-19 mencapai 302 orang. Dari jumlah tersebut, 215 orang sudah sembuh, 11 orang isolasi mandiri, 63 orang isolasi dan perawatan di RSUD dr Slamet dan 13 orang meninggal dunia.

“Meski kasus positif ini selalu ditemukan setiap harinya, tetapi orang yang sembuh juga meningkat. Saat ini sudah ada 215 orang sembuh dari 302 orang yang positif,” terang Yeni kepada wartawan, Minggu (11/10).

Yeni menerangkan, pandemi Covid-19 di Kabupaten Garut masih terjadi, sehingga perlu upaya mencegah dan memutus rantai penularan oleh semua pihak dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kami terus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) dalam seluruh aktivitasnya,” ujarnya.

Yeni menerangkan tim dari Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terus melakukan penelusuran dan memeriksa kondisi kesehatan sejumlah warga dengan cara tes swab untuk mendeteksi penularan wabah Covid-19. Terutama, pemeriksaan diprioritaskan terhadap orang yang pernah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca juga : Begini Kepedulian Alumni & Mahasiswa ITB Asal Garut

Ia juga mengimbau masyarakat selalu menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, rajin cuci tangan, selalu memakai masker saat berinteraksi dengan orang lain, dan hindari kerumunan orang.

“Keterlibatan dan dukungan masyarakat serta pihak lain dalam upaya memutuskan rantai penularan merupakan hal yang sangat penting,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.