Pemkab Akan Berikan 101 Unit Motor Dinas

2,5 M untuk Kendaraan Kades

129
0
OPERASIONAL. Sebanyak 94 unit motor Yamaha N-MAX dan 7 unit Lexi akan diberikan kepada desa dan KUD di wilayah Kabupaten Pangandaran.Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PARIGI – Pemerintah Kabupaten Pangandaran mengucurkan anggaran hingga miliaran rupiah untuk membeli kendaraan operasional roda dua bagi kepada desa dan Koperasi Unit Desa (KUD).

Kasubid Analisa Kebutuhan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BKPD) Kabupaten Pangandaran Andang Koswara mengatakan jenis kendaraan operasional roda dua tersebut terdiri dari 94 unit Yamaha N-MAX dan delapan unit motor lexi. ”Anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 2,5 miliar,” tuturnya kepada Radar saat ditemui di ruang kerjanya Rabu (20/2).

Berdasarkan surat pesanan motor tersebut, satu unit harga Yamaha N-MAX mencapai Rp 25,7 juta sementara Lexi mencapai Rp 19,5 juta. ”Proses pengadaan kendaraan dilakukan dengan sistem e-katalog atau e-purchasing,” terangnya.

Sebanyak 94 unit kendaraan Yamaha N-MAX akan diberikan kepada kepala desa dan satu unit bagi kepada Unit Layanan Pengaduan (ULP). ”Tujuh unit Lexi akan diberikan kepada KUD, satu unit lagi akan digunakan untuk operasional BPKD,” ujarnya.

Lanjut dia, 102 unit kendaraan itu dipesan dari PT Jayamandiri Gemasejati dan berbagai surat-suratnya sudah diurus. ”Motor-motor ini datang Selasa pagi, semua surat-suratnya sudah diurus PT tersebut,” katanya.

Kepala BPKD Kabupaten Pangandaran Hendar Suhendar mengatakan pemberian kendaraan operasional tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. ”Sementara itu alasan kenapa kita juga memberikan kendaraan operasional kepada KUD, karena mereka juga ikut menyumbang PAD dari tempat pelelangan ikan,” terangnya.

Untuk penyerahaan secara simbolis, rencananya akan dilakukan oleh bupati secara langsung. ”Kalau tidak ada halangan, penyerahan akan dilaksanakan pada tanggal 4 Maret 2019,” ujarnya. (den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.