Uji Coba Selama Setahun 263 CPNS Dipantau

196
0
FATKHUR RIZQI/TASIKMALAYA PASANG TANDA PESERTA. Wali Kota Drs H Budi Budiman memasang tanda peserta Diklatsar CPNS 2019 Kamis (28/3).

BUNGURSARI – Wali Kota Tasikmalaya membuka pembekalan dan orientasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 di Bale Kota, Kamis (28/3). Dari 4550 ribu pendaftar berbagai formasi di Kota Tasikmalaya, 263 CPNS lulus. Mereka masih akan mengikuti uji coba selama setahun. Itu sebelum menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gungun Pahlagunara mengatakan setelah 263 CPNS melewati tahap seleksi ketat, objektif dan transparan, mereka akan diuji coba kelayakan menjadi PNS. CPNS yang mengikuti pembakalan dan orientasi di Kota Tasikmalaya, kata Gungun, sudah dikatakan 75 persen terpilih. Karena mereka sudah melawati seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB). Sebelum menjadi PNS, CPNS harus diberikan materi tentang sistem kerja pemerintahan dan membangun karakter.

”Kita akan bangun karakter itu, makanya ada pembekalan melalui materi dan pendidikan dan pelatihan dasar (Diklatsar),” kata dia.

“Jadi PNS itu, tidak seindah yang dibayangkan. Karena, harus ada beradaptasi dengan teman, lingkungan, pimpinan dan sistem. Selanjutnya, hampir 60 persen formasi pendidikan dan kesehatan CPNS yang mengikuti pembekalan dan orientasi di Kota Tasikmalaya harus menjaga perilaku,” ujar dia.

Menurut Gungun, penilaian menjadi PNS itu ada dua. Pertama, dilihat dari keseharian dari CPNS ketika ditempatkan dinasnya. Kedua, bagaimana efek setelah mengikuti diklatasar. “CPNS yang sudah mengikuti di sini, merupakan salah satu pilihan suatu pekerjaan. Harus mengikuti aturan yang ditetapkan sistem pemerintah Kota Tasikmalaya,” ujar pejabat eselon II ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan menerangkan, 263 CPNS mengikuti pembekalan dan orientasi di Bale Kota Tasikmalaya selama empat hari, Kamis-Minggu (28-31/3). Selama setahun, CPNS tersebut dipantau pimpinan dinas dan badan atau instansi tempat mereka bekerja. Mereka diharapkan disiplin dan berkinerja baik. “Bisa memberikan peran di mana pun organisasi dia bertugas,” tandasnya.

“Keberadaan CPNS bisa menjadikan pengaruh positif bagi instansi kepemerintahan yang mereka tempati. Jangan sampai tidak ada bedanya adanya pegawai baru (CPNS) dalam membantu pekerjaan di dalam pemerintahan. Sebagai PNS, pahami ilmu pengetahuannya dan harus mengikuti perkembangan teknologi,” kata dia.

Wali Kota Tasikmalaya H Budi Budiman mengatakan CPNS 2019 setelah mendapatkan pembekalan dan orientasi, akan diberikan SK CPNS Kota Tasikmalaya pada 1 April.

Pemkot Tasikmalaya, kata Wali Kota, membutuhkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas, profesional dan berintegritas. Mereka akan mengisi kekosongan yang ditinggal PNS pensiun. Meskipun, jumlah CPNS yang direkrut tahun ini belum sebanding dengan PNS yang pensiun dalam empat tahun terakhir yang hampir 1000.

“Mendorong agar ASN Kota Tasikmalaya berkualitas, profesional, punya daya saing, tangguh dan mengusai bidang-bidang ilmu yang digeluti dalam mendukung Pemkot Tasikmalaya,” ujar Budi. “CPNS saat ini harus mengenal kultur budaya Kota Tasikmalaya. Karena, ASN ini terbuka bahkan ada yang dari Bali, Jawa dan daerah lainnya,” tambahnya. (mg1)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.