28 Unit Mobil Dinas di Kota Banjar Laku Dilelang

66
0
Lelang
Lelang
Loading...

BANJAR – Lelang mobil dinas di Kota Banjar selesai dilaksanakan. Total, dari 45 kendaraan yang dilelang, terjual sebanyak 28 unit, baik sepeda motor maupun mobil.

“Sisanya 17 kendaraan lagi,” kata Kepala Bidang Barang Milik Daerah Badan Pendapatan Pengelolaan Kuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Banjar Egi Ginanjar, Rabu (30/12).

Hasil penjualan melalui proses lelang itu menghasilkan sekitar Rp 450 juta. “Lelang dibuka secara terbuka karena dilaksanakam secara daring. Banyak yang mengikuti lelang juga dari luar pulau Jawa,” kata Egi.

Salah satu mobil dinas yang memiliki penawar banyak yakni mobil dinas bekas almarhum Anwar Hartono, mantan wakil ketua DPRD Banjar. Penawar hingga mencapai 30 orang. Laku terjual Rp 68 juta dari limit lelang dibuka dari Rp 10 juta.

“Banyak yang berminat untuk kendaraan itu salah satunya, ada 30 penawar. Yang memenangkan lelang mobil dinas itu penawar dari Jawa Timur,” katanya. Kemudian untuk 17 kendaraan yang belum terjual kemungkinan akan dilelang ulang pada tahun 2021.

Loading...

Baca juga : Absensi Pegawai di Pemkot Banjar Diperketat

Sejauh ini, katanya, antusias peminat untuk kendaraan dinas cukup baik. Meskipun dilaksanakan pertama kalinya melalui lelang daring. “Cukup baik dan kami berterimakasih kepada para peserta yang sudah mengikuti lelang ini, semoga kendaraan yang mereka dapatkan bisa bermanfaat,” kata Egi.

Pertama kalinya Pemerintah Kota Banjar melaksanakan lelang mobil dinas dengan cara online atau daring melalui website lelang.go.id. Lelang secara daring itu dilakukan lantaran saat masa pandemi Covid-19 tidak boleh ada kerumunan.

“Terakhir tahun 2016 masih dilakukan secara manual oleh panitia lelang yakni KPKNL. Namun kali ini karena ada Covid-19 dan mulai transisi juga ke lelang terbuka melalui daring, maka teknis lelang dilaksanakan secara online,” ungkapnya. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.