3.000 Warga Garut Mundur dari PKH Dapat Penghargaan

108
0
PENGHARGAAN. Bupati Garut H Rudy Gunawan menyerahkan penghargaan kepada warga yang mundur dari PKH, Selasa (10/11).

TAROGONG KIDUL – Bupati Garut H Rudy Gunawan mengapresiasi tiga ribu warganya yang mungundurkan diri dari Program Keluarga Harapan (PKH) karena ekonominya sudah mampu.

“Di Garut ini ada tiga ribu lebih masyarakat yang mundur dari PKH. Kami apresiasi tindakan masyarakat ini, karena sudah menyadari ada keluarga lain yang lebih membutuhkan bantuan pemerintah,” ujar Rudy kepada wartawan, Selasa (10/11).

Menurut dia, masyarakat Garut yang mundur dari PKH bukannya tidak membutuhkan uang. Tetapi mereka menyadari bahwa ekonominya saat ini sudah mampu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Kalau orang dikasih duit mau saja, tapi ini ada orang secara sukarela keluar dari PKH,” katanya.

Dinas Sosial Kabupaten Garut mencatat jumlah keluarga penerima manfaat PKH di Garut pada tahap 4 tahun anggaran 2020 mencapai 150.726 keluarga tersebar di 42 kecamatan dan yang mengundurkan diri pada 2020 mencapai tiga ribuan orang.

Baca juga : Oknum Sipir Lapas Garut Selundupkan 12 Paket Sabu

Bupati bangga terhadap keluarga yang sebelumnya masuk dalam daftar tidak mampu kemudian ekonominya membaik hingga akhirnya memilih mengundurkan diri sebagai keluarga penerima manfaat PKH.

Pemkab Garut, lanjut dia, untuk mengapresiasi keluarga tersebut akan memberikan piagam penghargaan yang ditandatangani langsung oleh bupati bagi mereka yang keluar dari PKH.

“Kita akan membuat piagam penghargaan. Untuk itu saya bersedia menandatangani satu per satu dari tiga ribu bagi mereka yang telah graduasi sebagai bentuk penghormatan dari pemerintah,” katanya.

Koordinator Pendamping PKH wilayah Kecamatan Samarang, Iwan menambahkan mereka yang mengundurkan diri karena menyadari sudah mandiri secara ekonomi, sehingga tidak perlu lagi mendapatkan bantuan pemerintah. Setiap tahunnya, kata dia, seperti di wilayah Kecamatan Samarang ada 20 sampai 30 keluarga mengundurkan diri.

“Setiap tahun ada yang mengundurkan diri, karena mereka sudah mampu, dan tidak perlu lagi menerima PKH,” terangnya.

Alasan lain mereka mengundurkan diri karena menyadari masih ada keluarga lain yang lebih membutuhkan perhatian dan bantuan ekonomi.

“Setiap tahunnya ada yang mundur, ada juga data baru penerima PKH, mereka yang mengundurkan diri karena menganggap ada warga lain yang lebih membutuhkan,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.