3.849 Surat Suara Harus Dicetak Ulang

38
0
MELIPAT. Petugas saat melakukan pelipatan di gudang logistik KPU. Saat proses sortir ditemukan ribuan surat suara yang harus dicetak ulang. (cecep herdi / radartasikmalaya.com)

BANJAR – Sebanyak 3.849 lembar surat suara calon legislatif (caleg) DPRD Kota Banjar dalam Pemilu 2019 harus dicetak ulang. Dari jumlah itu, 1.718 lembar di antaranya dinyatakan rusak dan 2.131 surat suara dinyatakan kurang dari Berita Acara Serah Terima (BAST).

“Surat suara DPR RI, DPD dan DPRD Provinsi ini masih proses sortir dan pelipatan sekarang ini. Jumlah sebanyak itu untuk surat suara DPRD Kota Banjar,” ujar Ketua KPU Kota Banjar Dani Danial Mukhlis Kamis (21/2).

Kerusakan surat suara diketahui saat sortir dan pelipatan di gudang logistik KPU Tanjungsukur Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman. Sortir dan pelipatan sudah dimulai sejak 13 Februari 2019 lalu. “Untuk surat suara Pilpres kami belum menerima pengirimannya,” kata Danial.

Menurut dia, surat suara Pilpres dimunkinkan tiba sekitar 25 Maret. “Surat suara yang rusak nanti kita akan laporkan ke KPU RI. Selanjutnya, perusahaan akan menggantinya sesuai jumlah yang dilaporkan dan akan ditambah kekurangannya,” katanya.

Ia menjelaskan untuk surat suara yang dikategorikan rusak setelah melalui proses penyortiran di antaranya sobek, berkerut, banyak bercak. Kemudian adanya kekurangan diketahui dari BAST.

Misal, dalam satu box di BAST-nya 500 lembar, terkadang di satu box ada yang kurang dari 500 lembar dan ada juga yang lebih dari 500 lembar.

“Setelah surat suara per dapil dijumlahkan, ditemukan kekurangannya. Dapil satu misalnya, jumlah kebutuhan surat suara (DPT + 2% per TPS) yakni sebanyak 60.335 lembar. Adapun surat suara yang diterima bardasarkan BAST berjumlah 60.217, jadi ada kekurangan 106 lembar dari jumlah BAST setelah sortir,” jelasnya.

Sedangkan surat suara di dapil satu tersebut yang dinyatakan baik dan lolos sortir dan sudah dilipat berjumlah 59.616 lembar. Kategori rusak sebanyak 495 dan kurang berjumlah 719 lembar.

Kemudian, dapil dua jumlah Kebutuhan surat suara (DPT +2% per TPS) adalah 45.869 lembar. Adapun jumlah surat suara yang diterima sebanyak 45.779 lembar (ada kelebihan 7 lembar dari jumlah BAST setelah sortir).

Surat suara kondisi baik dan sudah terlipat berjumlah 45.602 lembar. Sementara, surat suara rusak sebanyak 177 lembar dan surat suara kurang sebanyak 267 lembar.

Dapil tiga, jumlah kebutuhan surat suara ( PT +2% per TPS) berjumlah 44.608 lembar. Jumlah surat suara yang diterima sesuai BAST berjumlah 44.509 lembar (ada kelebihan 4 lembar dari jumlah BAST setelah sortir).

“Surat suara kondisi baik dan sudah terlipat berjumlah 43.463 lembar. Kemudian, surat suara rusak sebanyak 1.046 lembar dan surat suara kurang sebanyak 1.145 lembar,” terangnya. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.