3.872 Pelaku UKM di Kota Banjar Segera Dapat Bantuan, Ini Besarannya..

600
0
Tatang Nugraha Kepala Bidang Koperasi dan UKM Kota Banjar
Tatang Nugraha Kepala Bidang Koperasi dan UKM Kota Banjar

BANJAR – Tak lama lagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Persagangan (KUKMP) dan Industri akan menyalurkan bantuan stimulan ekonomi bagi para pelaku UKM yang terdampak Covid-19.

Kepala Bidang Koperasi dan UKM Kota Banjar Tatang Nugraha mengatakan tahapan jaring pengaman ekonomi (JPE) berupa suntikan modal ini akan disalurkan terhadap 3.872 pelaku UKM Se-Kota Banjar. Besaran bantuannya variatif, dari Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

“Hari ini (kemarin, Red) sudah selesai Surat Keputusan (SK) wali kota terkait penyaluran bantuan JPE ini. Besok (hari ini, Red) akan diajukan ke Badan Keuangan Daerah untuk proses pencairan anggarannya. Mudah-mudahan di Keuangan Daerahnya bisa cepat,” kata Tatang Senin (28/9).

Ia menjelaskan program pemulihan ekonomi penting dalam situasi pandemi Covid-19. Sebab, rata-rata para pelaku UKM terancam gulung tikar akibat penjualannya merosot dan lesunya daya beli.

Baca juga : APBD Perubahan Kota Banjar Disahkan, Anggaran Rp27 M Siap Diserap

Sehingga, untuk menghidupkan sekotor ekonomi, pihaknya mengajukan program pemulihan ekonomi berupa bantuan suntikan modal bagi para UKM supaya bisa bertahan dalam gempuran krisis ekonomi akibat wabah virus corona. Pihaknya mendapat anggaran sekitar Rp 4,6 miliar untuk program stimulan bantuan modal UKM tersebut.

Loading...

“Kita programkan stimulan ekonomi. Bagaimana supaya pelaku UMKM di Kota Banjar bisa berjualan lagi. Nanti para penerima bantuan modal ini tidak boleh sembarangan dalam membelanjakan uangnya, jangan yang konsumtif. Tapi harus digunakan untuk modal usaha,” kata Tatang.

Selain program pemulihan ekonomi, Pemkot Banjar juga melalui Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan membuat program bantuan untuk pemulihan ekonomi para kelompok tani dan budidaya ikan air tawar.

“Bantuannya berupa ikan nila yang bisa dipanen dua sampai tiga bulan ke depan kepada 50 kelompok tani. Kemudian bantuan bibit sayuran juga ada untuk para Kelompon Tani Wanita (KWT),” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Peternakan dan Perikanan H Aswin.

Dia menyebut total anggaran untuk bantuan pemulihan ekonomi di sektor pertanian dan peternakan dampak dari Covid-19 kurang lebih senilai Rp 1 miliar. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.