3 Daerah di Jabar Zona Merah, Kota Tasik di Zona Kuning Pandemi Covid

618
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi covid-19/ radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Pandemi Covid-19 yang masih melanda seluruh wilayah kota dan kabupaten se-Provinsi Jawa Barat, menyebabkan 3 daerah kembali ke zona merah.

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, saat ini kasus Covid di Jabar hampir 40 ribu kasus.

Bahkan, pernah dalam sehari terjadi 750 kasus. “Tapi sekarang sudah terkendali. Per hari kini menjadi 150 kasus. Artinya, kini Covid-19 di Jabar fluktuatif,” ujar Uu kepada radartasikmalay.com, Rabu (11/11) sore.

Disinggung apakah melonjaknya kasus Covid di Jabar akibat libur panjang kemarin, terang Uu, belum dapat dipastikan. Karena tiap wisatawan yang dicek tak banyak yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Tapi belum bisa menjawab bahwa kenaikan di Jabar karena libur panjang. Karena setiap wisatawan yang dites masuk ke Jabar dari sekian orang hanya sedikit yang positif,” terangnya.

“Jadi libur panjang penyumbang kasus terbanyak tak bisa dijadikan patokan. Tapi realitanya seperti itu. Sekarang persentase kenaikkannya 0,88 persen. Artinya sudah terkendali,” sambungnya.

Uu menambahkan, daerah yang paling menonjol kenaikkan kasus Covid kali ini ada di 3daerah. Yaitu Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang.

“Ketiga daerah itu masuk zona merah kembali. Tasik relatif aman. Kota Tasik masuk zona kuning. Tasikmalaya Insya Allah aman karena jauh dari ibukota,” tambahnya.

Jelas Uu, yang pasti melonjaknya kasus Covid saat ini kebanyakan dari kluster keluarga.

Tapi langkah penanganan dan antisipasi agar yang menyebar kembali kepada keluarga itu sendiri.

“Kalau keluarganya sadar ada yang kena Covid maka harus segera diisolasi. Jangan malah ngeyel. Insya Allah akan segera teratasi. Karena yang namanya orang kena Covid itu tak terlepas dari keluarga,” jelasnya.

Sementara itu Kota Tasik belum mengubah pemberlakukan jam tutup operasional usaha.

Yaitu buka jam 06.00 WIB dan tutup pukul 23.00 WIB. Kebijakan ini diperpanjang hingga 23 November nanti.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.