Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.5%

19.8%

7.7%

69%

3 Pencuri di Rest Area SPBU Kota Banjar Diringkus Polisi

129
0
EKSPOSE. Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny SIK, MH didampingi Kabag OPS dan Kasat Reskrim saat ekspose kasus pencurian dan penganiayaan. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
EKSPOSE. Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny SIK, MH didampingi Kabag OPS dan Kasat Reskrim saat ekspose kasus pencurian dan penganiayaan. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

BANJAR – Polres Banjar mengamankan tiga pelaku pencurian. Mereka yakni WS (33) warga Serang Banten, HP (29) dan TB (24) warga Kabupaten Cirebon. Ketiganya beraksi di rest area SPBU Cibeuntang Kecamatan Purwaharja.

Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny SIK, MH mengatakan pelaku melakukan aksinya saat korban beristirahat di SPBU sekitar pukul 03.15 Sabtu (15/8). Saat korbannya istirahat, pelaku membuka pintu mobil korban lalu mengambil tas berisi barang berharga di mobil korban.

“Masing-masing tersangka memiliki peran, baik sebagai eksekutor dan sopir. Mereka (pelaku) menggunakan kendaraan roda empat saat beraksi,” kata kapolres saat press release di halaman Sat Reskrim Polres Banjar, Selasa (1/9). Kapolres menjelaskan usai melakukan aksinya, pelaku lalu kabur.

Baca juga : Lagi, 1 Santri di Kota Banjar Positif Covid-19, Warga Asal Jakarta

Anggota Sat Reskrim yang menerima laporan kemudian bergerak mengejar pelaku. Beberapa hari kemudian para pelaku akhirnya diamankan di perbatasan Cirebon.

Saat, akan ditangkap, salah satu tersangka berusaha kabur sehingga petugas mengeluarkan tembakan peringatan. Karena setelah diberi peringatan pelaku tetap kabur, polisi pun melumpuhkannya. “Para tersangka dikenai 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun,” ujarnya.

Selain kasus pencurian, Polres Banjar juga mengamankan pelaku penganiayaan disertai percobaan pemerkosaan terhadap ibu muda di rumah kontrakannya di Kelurahan Banjar Kecamatan Banjar. Peristiwa itu terjadi Rabu (12/8) pagi.

“Tersangka berinisial TS (18) warga Majalengka berusaha melakukan percobaan perkosaan dengan cara menindih badan korban. Lalu mencekik leher dan mencengkram pipi korban dengan tangan kanannya,” jelasnya.

Kata dia, tersangka sempat kabur ke kampung halamannya. Namun setelah anggota berkoordinasi dengan Polres Majalengka, akhirnya keesokan harinya tersangka menyerahkan diri. Akibat perbuatannya, tersangka dikenai pasal 53 jo pasal 285 KUHPidana dan atau pasal 351 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.