3 Pengedar & Pemakai Sabu Diringkus Polres Tasikmalaya

100
0
EKSPOSE. Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono SIK MM ekspose pengungkapan kasus sabu oleh Satnarkoba Polres Tasikmalaya, Senin (25/1). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

MANGUNREJA – Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Tasikmalaya berhasil mengungkap dan menangkap tersangka Jajang alias Bonel (40) pengedar narkoba jenis kristal sabu seberat 0,83 di Terminal Singaparna, Senin (25/1).

Selain itu, Satnarkoba Polres Tasikmalaya juga berhasil mengamankan dua tersangka pengedar sabu lainnya AY dan DA yang TKP-nya di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya.

Dari hasil penangkapan kedua tersangka tersebut, polisi berhasil mengamankan narkotika jenis kristal sabu seberat 0,40 gram yang diduga akan dikonsumsi dan diedarkan atau dijual kepada konsumen di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono SIK MM menjelaskan, Satnarkoba Polres Tasikmalaya berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis kristal atau sabu. Pengungkapan kasus ini berawal dari waktu kejadian Sabtu (16/1) sekira pukul 00.30 di Terminal Bus Singaparna tepatnya di Desa Singasari Kecamatan Singaparna beberapa waktu lalu.

Baca juga : Mobil Kijang Terjun ke Kolam di Purbaratu Kota Tasik

loading...

“Tersangka Jajang alias Bonel (40) asal Kecamatan Tanjungjaya membeli langsung narkotika jenis kristal atau sabu ke daerah Kampung Ambon Jakarta. Setelah mendapatkan barang, tersangka langsung kembali ke Singaparna,” ujar Rimsyahtono kepada wartawan saat ekspose di Mako Polres Tasikmalaya.

Menurut dia, diduga tersangka akan menggunakan kristal sabu tersebut untuk dikonsumsi, dijual dan diedarkan kembali obat narkotika terlarang tersebut.

Dalam penangkapan terhadap tersangka Jajang alias Bonel (40) tertangkap tangan membawa satu bungkus plastik bening yang diduga di dalamnya narkotika jenis kristal sabu yang dibalut dengan tisu berwarna putih yang disimpan di saku celana pendeknya.

“Selain itu, tersangka juga menyimpan dua buah plastik bening yang diduga di dalamnya berisi narkotika jenis kristal sabu yang juga dibalut dengan tisu warna putih disimpan di dalam topi yang sedang digunakan. Tersangka bersama barang bukti narkotika dibawa ke Polres Tasikmalaya untuk diamankan,” papar dia.

Selain itu, kata dia, Satnarkoba Polres Tasikmalaya juga berhasil mengamankan dua tersangka pengedar sabu lainnya AY dan DA di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. “Dari hasil penangkapan kedua tersangka tersebut polisi berhasil mengamankan narkotika jenis kristal sabu seberat 0,40 gram diduga akan dikonsumsi dan diedarkan atau dijual kepada konsumen di wilayah Kabupaten Tasikmalaya,” tambah dia.

Jadi, tambah dia, Satnarkoba Polres Tasikmalaya berhasil mengamankan narkotika jenis kristal sabu dari dua TKP di Terminal Singaparna dan Cipatujah, 0,83 gram ditambah 0,40 gram keseluruhannya adalah 1,23 gram.

Kasat Narkoba Polres Tasikmalaya AKP Ngadiman SH menambahkan, barang bukti yang berhasil diamankan dari pengungkapan kasus narkotika jenis kristal sabu ini satu bungkus plastik bening yang dibalut dengan tisu.

Kemudian, lanjut dia, dua bungkus plastik bening yang diduga berisikan kristal sabu yang sama dibalut dengan tisu berwarna putih, satu buah celana levis pendek milik pelaku tempat menyimpan narkotika kristal sabu, satu buang topi dan satu unit handphone.

“Ketiga tersangka dijerat pasal 112 ayat (1) Junto 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman kurungan penjara empat sampai 12 tahun,” tambah dia. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.