3 Perempuan Pegiat Pepes Jalani Sidang Ujaran Kebencian, JPU Bersuara

42

KARAWANG –  Sebanyak tiga perempuan pegiat Komunitas Partai Emak-Emak Pendukung Prabowo-Sandiaga (PEPES) menjalani sidang dengan agenda pembacaan eksepsi pengacara di Pengadilan Negeri (PN) Karawang, Kamis (23/5) sore.

Kasus ujaran kebencian terhadap Capres Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang melibatkan tiga emak-emak dari

Ketiga terdakwa yakni Engqay Sugiarti (39), Ika Peranika (36), dan Citra Widianingsih (38).

Sidang kedua ini dengan agenda pembacaan eksepsi atau keberatan pihak terdakwa atas dakwaan yang telah dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang pertama.

Sidang pembacaan eksepsi atau keberatan dari pihak terdakwa tiga emak-emak digelar pada pukul 14.00 WIB. Ketua Majlis Hakim mempersilahkan kepada kuasa hukum untuk membacakan eksepsi.

Namun dengan alasan kurang sehat, Kuasa Hukum dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) hanya memberikan berkas pembelaan kepada majlis hakim.

“Karena kondisi sedang kurang enak badan, eksepsi tidak dibacakan namun hanya melampirkan berkas pembelaan,” kata Kuasa Hukum BPN Egeun Yustisi.

Egeun menilai dakwaan JPU banyak kejanggalan dalam proses hukum tiga emak-emak ini, misalnya dakwaan tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), karena telah menyebarkan berita bohong atau hoax.

Pada intinya, pihaknya membantah sejumlah dakwaan JPU.

“Membantah sejumlah dakwaan JPU, salah satunya ketiganya didakwa tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), karena telah menyebarkan berita bohong atau hoax,” ungkap Egeun, usai persidangan singkat selama 10 menit.

Dia juga mengatakan, ada beberapa fakta-fakta di lapangan yang tidak sesuai.

Ia berharap majelis hakim menerima eksepsi yang telah dilampirkan dan akan dibacakan pada putusan sela mendatang.

“Saya berharap majelis hakim menerima eksepsi nota pembelaan terdakwa,” katanya.

Majlis Hakim Pengadilan Negeri Karawang, dalam persidangan memutuskan pada minggu depan, tepatnya Senin (27/5) diagendakan pembacaan pledoi dan Kamis (30/5) bisa ada putusan sela.

Sementara, JPU Wahyudi mengatakan, pihaknya akan mempelajari dulu eksepsinya.

Pada sidang selanjutnya, JPU akan membacakan pleidoi dari eksepsi kuasa hukum ketiga emak-emak tersebut.

“Kita pelajari dulu eksepsinya, karena tadi tidak dibacakan didepan majlis hakim,” pungkasnya. (gan/rmol/pojokjabar)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.