Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.5%

7.3%

70.1%

3 Rampok Motor di Jalan Sewaka Kota Tasik Diringkus Polisi, Begini Modusnya..

681
0

KOTA TASIK – Jajaran Reskrim Polresta Tasikmalaya, Rabu (17/06) pagi, berhasil menciduk 3 pelaku aksi kejahatan rampok motor jalanan yang beraksi di Jalan Sewaka Kota Tasik.

Para pelaku beraksi dengan modus perkenalan di media sosial (Medsos) mengaku sebagai wanita cantik.

Dalam kasus ini polisi berhasil membekuk tiga pelaku dan dua diantaranya adik kakak kandung.

Ketiga pelaku tersebut diantaranya berinisial WB (22), RB (23) dan AR (19) yang ketiganya warga Cipedes, Kota Tasikmalaya.

Sang eksekutor WB adalah kakak kandung dari AR. Sedangkan AR dan rekannya RB bertugas berjaga ketika sang kakak beraksi.

Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya, AKP Yusuf Ruhiman mengatakan, tersangka WB ini membuat akun facebook palsu dengan mengaku seorang perempuan bernama Kartika Sari dan memasang foto perempuan.

Selanjutnya, tersangka berkenalan dengan korban Asep Doni dan berlanjut dengan percakapan di pesan singkat facebook.

Singkat cerita, keduanya saling mengungkapkan perasaan cinta dan berpacaran meski hanya di dunia maya.

Maka tersangka WB yang mengatasnamakan Kartika Sari mengajak janjian untuk bertemu di POM bensin Jalan Letjen Mashudi, Kelurahan Setiararu, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya.

Diajak ketemuan, korban Asep Doni begitu senang dan langsung mengiyakan.

Korban langsung berangkat sendirian menuju lokasi yang telah disepakati dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat nomor polisi Z 4017 LE.

“Korban sampai di lokasi dan menanti perempuan yang dikenalnya di facebook. Namun saat sedang menanti, korban didatangi oleh tersangka WB bersama dua rekannya tersangka RB dan tersangka AR yang menggunakan sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi D 4419 LS,” papar Kasat kepada radartasikmalaya.com, Rabu (17/6) siang.

Terang Yusuf, kala itu tersangka WB langsung menghampir korban Asep Doni dan mengaku sebagai suami dari Kartika Sari.

Tersangka meminta hape milik korban dengan alasan untuk mengecek chat. Setelah hape dikuasai oleh tersangka, selanjutnya tersangka mengajak korban ke tempat kost dengan dalih untuk meluruskan.

Namun, saat itu tersangka meminta kunci motor milik korban dan membonceng korban.

Adapun dua tersangka lainnya, RB dan AR yang merupakan adik kandung tersangka WB mengikutinya dari belakang.

“Di pertengahan jalan, kedua tersangka RB dan AR mendahuluinya dan langsung menghentikan tersangka WB yang sedang membonceng korban. Pelaku WB berpura-pura motornya mati, padahal sengaha dimatikan dari kunci kontaknya. Selanjutnya, menyuruh korban untuk turun,” terangnya.

Tambah Yusuf, saat itu pelaku menyuruh korban untuk menyelah sepeda motor, sementara pelaku masih dalam posisi duduk diatas motor memegang stang. Namun ketika sepeda motor hidup, pelaku langsung tancap gas untuk kabur.

Sadar pelaku akan kabur, korban Asep Doni langsung menarik baju tersangka. Nahas, korban pun terseret hingga 15 meter dan mengalami luka. Karena tak kuat, korban pun melepaskan pegangannya.

“Kejadian itu menyebabkan korban mengalami luka dan kehilangan sepeda motornya. Korban mengalami kerugian hingga Rp15 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Tasikmalaya,” tambahnya.

Jelas Yusuf, atas dasar pelaporan korban, pihaknya langsung bergerak dan melakukan penyelidikan.

Pihaknya menyamar dengan berpura-pura ketemuan dengan pelaku untuk transaksi jual beli barang hasil curian.

Dalam kesempatan tersebut ketiga pelaku berhasil dibekuk, salah satunya terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melarikan diri.

Pihaknya juga mengamankan dua unit sepeda motor yakni milik korban dan yang digunakan pelaku, serta hape.

Pelaku diciduk setelah pihaknya menyamar sebagai pembeli motor tersebut dan janjian di sebuah SPBU di Mangkubumi.

Saat ditangkap, pelaku membawa motor yang dicurinya. “Ketiga tersangka terancam pasal 365 KUHPidana ayat 1 dan 2, dengan ancaman kurungan 12 tahun penjara,” jelasnya.

Sang eksekutor, WB mengakui semua perbuatannya. Kata dia, dirinya tak sengaja keluar ide untuk melakukan aksi kejahatan tersebut.

“Ya muncul begitu saja niatan untuk melakukan aksi itu. Ya saya benar-benar menyesal sih pak dan dia (korbannya) memang keseret 10 meter karena pegang baju saya,” tuturnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.