3 Residivis Maling Motor juga Nyuri Kambing di Cigalontang Tasik

42
0
Loading...

Satreskrim Polres Tasikmalaya berhasil meringkus kawanan spesialis pencurian kendaraan bermotor dan hewan ternak di Jalan Raya Salawu-Garut, Rabu (6/1).

Ketiga pelaku curanmor berinisial AR alias KT (40), IS alias KL (29), WW (50) asal Kabupaten Garut, ketiga pelaku ini juga terlibat pencurian hewan ternak domba bersama JG (45) asal Kecamatan Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Hario Prasetyo Seno mengatakan, kasus ini terungkap berawal dari informasi masyarakat adanya kawanan yang melakukan aksi pencurian sepeda motor di Jalan Raya Salawu-Garut.

Setelah aksi pencurian motor, dilakukan penangkapan terhadap keempat pelaku di Jalan Raya Salawu. Diketahui, para pelaku merupakan spesialis pencurian sepeda motor di dua lokasi TKP di wilayah hukum Polres Tasikmalaya, termasuk satu lokasi di seputaran Jalan Raya Salawu. Ada tiga kendaraan bermotor yang dicuri.

“Termasuk kita amankan satu pelaku JG pencuri hewan ternak domba, ketiga pelaku curanmor tadi juga terlibat pencurian hewan bersama JG,” jelas dia.

Menurut Hario, untuk TKP pencurian hewan ternak ada tiga lokasi di wilayah Cigalontang dengan jumlah hewan curian ada enam ekor domba. Kemudian domba ini dijual oleh para pelaku di Pasar Kaget Wanaraja Kabupaten Garut, tempat asal ketiga pelaku curanmor.

Baca juga : MIRIS.. Warga Sukaraja Tasik Tak Kapok 3 Kali Masuk Bui, Biayai 4 Anak dari Mencuri Motor

loading...

Modus operandi yang dilakukan para pelaku, lanjut dia, dalam melakukan aksi pencurian sepeda motor dengan menggunakan dua sepeda motor dan berbagi tugas.

“Dua orang pelaku stand by di motor melihat situasi, ketika memungkinkan dan kondisi sepi maka dua orang lagi memetik atau mencuri motor, diambil kendaraannya dan langsung dibawa kabur,” ujar dia.

Termasuk, tambah dia, dari keempat pencuri tersebut ada satu orang pelaku JG (45) spesialis pencuri hewan ternak dengan modus yang sama seperti mencuri sepeda motor.

“Dus orang mengamankan situasi, dua orang menggunakan sepeda motor mengambil domba, dari satu TKP dua domba dicuri, diangkut menggunakan sepeda motor pelaku untuk dibawa kabur,” kata dia.

Para pelaku, ungkap dia, menjual barang curian hewan ternak di Pasar Kaget Wanaraja Garut per ekor sampai Rp 600 ribu. Untuk sepeda motor sekitar Rp 2,5 hingga 4 juta.

“Para pelaku melakukan aksinya siang dan sore, para pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara tujuh tahun penjara,” tambah dia.

Barang bukti yang diamankan, dua sepeda motor, satu obeng warna merah, kunci later T dan satu buah mata obeng yang dilancipkan dan barang bukti pencurian hewan yaitu karung, tali tambang dan slot kunci.

Salah satu pelaku JG (45) menuturkan bersama ketiga pelaku curanmor lainnya melakukan pencurian hewan ternak domba di wilayah Kecamatan Cigalontang dan kembali dijual di Garut.

“Iya, mencurinya di Tasik, dijual murah di Pasar Wanaraja Garut. Hasilnya dibagi-bagi bersama teman saya yang lainnya. Ketiga teman saya pelaku curanmor juga ikut mencuri domba,” ujarnya. (dik)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.