3 Ribu Pramuka Santri Istighasah untuk Kedamaian Negeri

5

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

JAMBI – Sedikitnya 3.000 Pramuka Santri dari seluruh Kontingen se-Indonesia, Rabu (24/10) malam, mengikuti Istighosah dan doa bersama di lokasi utama Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) V, Bumi Perkemahan Abdurrachman Sayoeti–Musa, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.

Di awali dengan bacaan salawat nabi dan pembacaan surat Yasin, istighosah berjalan penuh khidmat.

Tampak para pramuka santri, bersama-sama melantunkan bacaan surat Yasin dan diakhiri dengan doa bersama untuk kedamaian negeri Indonesia.

Selain itu, istighosah ini juga merupakan malam ucapan selamat datang serta doa selamat terkhusus bagi para Pramuka Santri dari berbagai daerah di tanah Jambi khususnya di Bumi Perkemahan tersebut. Maklum saja, para santri ini akan berada di lokasi setidaknya hingga sepekan kedepan.

Salah satu Pramuka Santri asal Sumatera Selatan, Rizki mengungkapkan, ia berharap dengan istighosah dan doa bersama ini, seluruh kegiatan Perkemahan Pramuka dapat berjalan lancar hingga akhir acara.

Menurut Rizki, sudah sepantasnya kita berdoa selamat datang terhadap suatu tempat yang baru didatangi.

“Kami berharap dan bedoa melalui istighosah ini, agar kegiatan perkemahan ini lancar sampai akhir,” kata Rizki.

Sementara hal senada juga disampaikan oleh Zailani, Pramuka Santri asal Kalimantan Selatan. Ia menambahkan, selain itu berharap melalui istighosah ini, para generasi muda terhindar dari prilaku narkoba dan tindak kriminal laiinya.

“Saya pribadi sangat berharap, kami berdoa bersama agar para generasi muda tidak terkena narkoba dan yang lainnya,” kata Zailaini.

Sementara itu dalam sambutannya seusai istighasah, Kepala Subdit PD Pontren Kemenag Basnang Said menyampaikan, pramuka santri harus terus menjaga dan mendoakan Indonesia dalam keadaan damai.

Ia pun mengajak pramuka santri bersama-sama menyanyikan lagu Syubbanul Wathon (cinta tanah air) yang digubah oleh KH A Wahab Chasbullah.

PPSN 2018 resmi dimulai 24 Oktober hingga 30 Oktober. Di hari pertama pelaksanaan, sejak siang hingga sore hari para pramuka santri berlomba pionering, kuliner nusantara, dan peduli lingkungan.

Kamis, 25 Oktober, Menteri Agama Lukman Hakim Safiuddin direncakan membuka resmi ajang tiga tahunan tersebut. Selain acara pembukaan juga akan ada pemecahan rekor MURI dan deklarasi santri damai.

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.