3 Ribu Warga Kota Tasik Double Bantuan

269
3

Tasik – Pemerintah Kota Tasikmalaya masih menemukan warga yang mendapat bantuan ganda, antara bantuan reguler dengan bantuan terdampak Covid-19. Penyortiran data pun masih terkendala lantaran belum tuntasnya distribusi bantuan secara menyeluruh.

Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya H Nana Rosadi menjelaskan sementara ini penerima bantuan yang mendapat dua alokasi pintu bantuan mencapai tiga ribu penerima dari total 45 ribu lebih yang sudah menerima bantuan.

Baca juga : Kemenag Kota Tasik Bagikan Logistik ke Calon Jemaah Haji

“Mereka harus memilih salah satunya, mau PKH atau bansos,” ujar Nana usai menghadiri evaluasi LKPJ di DPRD Kota Tasikmalaya Rabu (3/6).

Opsi pendistribusian agar tidak kembali ganda, yakni membatalkan bantuan PKH dari Pemerintah Pusat.

Apabila penerima masih mendapat bantuan dari bansos Covid-19. “Karena kasihan warga lain, PKH itu kan bantuannya terus menerus. Harus pilih salah satu, kalau tidak PKH-nya bisa gugur,” ucapnya.

Ia mengatakan distribusi bantuan tunai senilai Rp 500 ribu tahap pertama sendiri untuk alokasi dari APBD Kota Tasikmalaya sudah tuntas dengan jumlah keseluruhan 17.590 kepala keluarga (KK). Dikurangi sekitar 402 yang juga mendapat bantuan lain.

Sementara bansos provinsi, baru terealisasi 17 ribuan dari kuota 35 ribu bantuan dalam bentuk tunai dan non tunai senilai Rp 500 ribu.

“Kantor pos sebagai penyalur distribusi bantuan ke masyarakat terhambat suplai logistik dari Bulog makanya progres memakan waktu,” ujarnya.

“Sementara untuk bantuan dari Kementerian Sosial, dari kuota 51 ribu, baru terealisasi 11 ribuan. Dengan bantuan berupa uang tunai senilai Rp 600 ribu,” sambung Nana.

Baca juga : Satgas Pataruman Kota Tasik Minta Penjemputan Pasien Covid-19 Jangan Seperti Teroris

Pihaknya akan terus memonitor sambil menyortir duplikasi bantuan, terhadap penerima yang bantuannya belum turun. Mengingat kuota provinsi dan pusat belum seluruhnya terpenuhi.

“Jadi memang kasusnya istri terdaftar di PKH, suaminya masuk pendataan bansos. Nanti kalau mau dikembalikan itu diserahkannya ke Kantor Pos,” ucap dia. (igi)

Loading...
loading...

3 KOMENTAR

  1. Ya yang dapat dapat saya dari wilyah gg gurame RT 01 RW 11 nagarawangi tidak dapat bantuan satu pun. Pedahal saya kena dampak covid19 suami ga kerja, aneh justru yg dapat bantuan tu yrg suami nya masih kerja ga terdampak covid19 tolong turun klapangan pihak dinas sosial jg ngumbar2 d medsos

  2. Knapa bsa data ganda..karna kerjanya ga becus..kan data kan pemerintah yg punya….hati hati kecemburuan sosial bsa jdi fatal…
    Yg enak enak yg susah susah..
    (Pernah sya mendengar celotehan abang beca yg ga kebagian bantuaan..di MENING PERANG JANG PUGUH DEUI CNH SANGSARA KABEH.EWEH RAKYA EWEH PEJABAT PASTI KALANG KABUT MUN PERANG MAH..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.