3 Warga Bayongbong Positif, Kasus Corona di Garut Kembali Bertambah

3311
0
radartasikmalaya.com

TAROGONG KIDUL – Kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Garut kembali bertambah. Kali ini tiga warga Kecamatan Bayongbong terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan adanya penambahan kasus positif, total kasus positif di Kabupaten Garut sampai saat ini mencapai 37 kasus.

Baca juga : Pemkab Garut Dorong Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

“Yang baru ini ada KC-35, 36 dan 37. Semuanya ini warga Kecamatan Bayongbong,” ujar Humas Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Yeni Yunita kepada wartawan Minggu (2/8).

Menurut dia, ketiga warga yang terkonfirmasi positif, yakni seorang laki-laki usia 33 tahun dan 4 tahun, serta perempuan usia 54 tahun.

Ketiga kasus konfirmasi positif Covid-19 sebelumnya berstatus orang tanpa gejala (OTG), yang merupakan kontak erat dengan KC-32 asal Kecamatan Bayongbong.

Loading...

Selain tambahan tiga kasus positif, juga ada penambahan kasus orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak empat orang. Yaitu satu orang asal Kecamatan Bungbulang, satu orang asal Kecamatan Samarang, dan dua orang asal Kecamatan Cibatu.

“Dua orang di antaranya sedang menjalani proses perawatan di RSUD dr Slamet Garut,” jelasnya.

Yeni mengatakan total kasus Covid-19 meliputi OTG, ODP, PDP dan konfirmasi positif di Kabupaten Garut sebanyak 5.212 kasus.

Terdiri dari OTG sebanyak 2.295 orang. Dimana, 45 orang masih dalam tahap observasi dan 2.250 selesai masa observasi, tanpa ada kasus kematian.

Orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 2.796 kasus. Dengan rincian 34 masih dalam pemantauan, 2 dalam perawatan, 2.760 selesai pemantauan dan 17 di antaranya meninggal.

Lalu, kata Yeni, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 84 kasus. Rinciannya, nol kasus sedang dalam perawatan, 84 kasus selesai pengawasan dan 18 di antaranya meninggal dunia.

Selanjutnya untuk kasus konfirmasi positif, total sebanyak 37 kasus. Terdiri dari 7 orang dalam perawatan di rumah sakit, 27 orang dinyatakan sembuh dan 3 orang meninggal dunia.

Yeni menjelaskan kondisi penyebaran wabah virus corona di Garut tetap sama dan tidak memburuk.

Akan tetapi, kata dia, terdapat pencapaian dalam penanggulangan Covid-19, yakni dengan penambahan jumlah pemeriksaan spesimen.

“Maka dari itu, dengan testing yang lebih baik, lebih banyak, kami bisa mengisolasi pasien-pasien yang dapat berpotensi menularkan kepada kelompok rentan,” jelasnya.

Yeni menambahkan Pemkab Garut terus mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Upaya yang dilakukan yaitu dengan menjalakan protokol kesehatan dalam masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Seperti rajin mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, memakai masker, hindari kerumunan dan hindari kontak fisik seperti berjabat tangan dan lainnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.