30 Desa di Pangandaran Nunggak Pajak

253
0
Loading...

PANGANDARAN – Pemerintah Kabupaten Pangandaran membeberkan ada 30 desa di Kabupaten Pangandaran yang memiliki piutang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Pangandaran Hendar Suhendar mengatakan piutang PBB itu hampir mencapai Rp 1 miliar.

”Berarti yang lunas itu ada 63 desa, mereka mencapai 100 persen,” terangnya kepada Radar saat ditemui di Setda Kabupaten Pangandaran (17/2).

Lanjut dia, permasalahan piutang PBB ini ada di wajib pajak, atau bisa saja uangnya menyangkut di kolektor.

Baca Juga : Bupati Pangandaran Kecam Aksi Penamparan Siswa SMPN 1 Padaherang

”Nah itu yang sedang kita gali informasinya, apakah memang di wajib pajak atau di penagih,” jelasnya.

Menurut dia, desa yang pembayaran pajaknya paling rendah yakni Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya.

”Capainya hanya sampai 45 persen, ini yang akan jadi perhatian kita, mengapa capainya begitu rendah,” tuturnya.

Loading...

Dirinya sudah berkoordinasi dengan Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan terhadap Desa Sindangjaya.

Baca Juga : Pemkab Pangandaran Siaga Corona, Puskesmas Harus Siap Tangani

”Nanti kita lihat kalau nyangkutnya di wajib pajak, kita akan tindak lanjuti dengan menangih pokok plus bunga dan denda. Tapi kalau nyangkutnya di kolektor, kita minta diselesaikan desa tapi kalau tidak selesai kita yang akan bertindak,” jelasnya.

Hendar mengatakan dari hasil pemeriksaan Inspektorat memang ada beberapa yang sudah dibuatkan berita acara mengenai PBB yang memiliki utang di kolektor.

”Saya gak tau ada berapa jumlahnya, tapi memang ada kesanggupan untuk mengembalikanya,” tuturnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.