30 Guru di Kota Tasik Layak Jadi Kepala Sekolah

83
0
KOMPAK. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tasikmalaya Gun Gun Pahlagunara SIP (tengah) foto bersama Fasilitator Diklat Calon LPPKS di Lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya, perwakilan LPPKS Kemendikbud Legiman MPd, Yoko Riny dan perwakilan calon kepala sekolah. Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya
KOMPAK. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tasikmalaya Gun Gun Pahlagunara SIP (tengah) foto bersama Fasilitator Diklat Calon LPPKS di Lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya, perwakilan LPPKS Kemendikbud Legiman MPd, Yoko Riny dan perwakilan calon kepala sekolah. Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya
Loading...

TASIK – Sebanyak 30 guru telah mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) calon kepala sekolah jenjang sekolah dasar di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya di Hotel Ramayana, 1 Oktober -14 Desember 2020. Kegiatan ini digelar oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS)-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Bagi yang lulus diklat ini bisa mendapatkan sertifikat dan SK Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS) sehingga dapat ditunjuk sebagai kepala sekolah.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tasikmalaya Gun Gun Pahlagunara SIP mengatakan, pelaksanaan Diklat calon kepala sekolah ini sesuai dengan Undang-undang Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah. Sehingga pihaknya kerja sama dengan LPPKS Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya agar mereka paham tugas dan fungsi kepala sekolah.

Seperti, yang tertuang di Permendiknas nomor 13 Tahun 2007 tentang kompetensi kepala sekolah yaitu kompetensi manajerial, kewirausahaan, dan supervisi.

“Artinya Diklat ini memberikan panduan dan arahan bagaimana guru itu mendapatkan tugas tambahan menjadi kepala sekolah. Sehingga nantinya saat ditunjuk bisa bekerja secara kompeten dan sebaik-baiknya,” katanya kepada Radar, Senin (14/12).

Loading...

Untuk pembelajaran yang diterima oleh calon kepala sekolah, dari 1 Oktober hingga 14 Desember atau 300 jam pelajaran. Telah melakukan secara bertahap forum offline dan online dengan on the job (OJT) 1, on service training (IST) 1, on the job training 2, dan in service training (IST) 2.

“Tujuannya agar mereka bisa meningkatkan kompetensi kepemimpinan sehingga hasilnya dapat benar-benar memuaskan. Selanjutnya bagi yang memenuhi syarat dan lulus bisa mendapatkan sertifikat untuk mendapatkan jabatan kepala sekolah tahun ini,” ujarnya.

Lanjut Gun Gun, untuk tahun ajaran 2020/2021 banyak kepala sekolah jenjang SD sudah pensiun, sekitar 25 kepala sekolah. Sedangkan untuk penggantinya adalah yang mengikuti Diklat calon kepala sekolah, sebanyak 30 orang.

“Setelah diadakan diklat selama 3 bulan, semuanya berhasil mendapat penilaian rata-rata yang memuaskan dan sangat memuaskan,” katanya.

Fasilitator Diklat Calon LPPKS di Lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya dari LPPKS Kemendikbud Legiman MPd dan Yoko Riny menjelaskan, model pengembangan Diklat calon kepala sekolah di sini muaranya pada peningkatan kompetensi calon kepala sekolah. Yaitu tentang kepribadiannya, sosial, manajerial dan kewirausahaan.

“Ternyata mereka semua dikategorikan menguasai model itu. Sehingga nanti bisa menjadi bekal ketika menjadi kepala sekolah,” ujarnya.

Wujud penguasaan materi dan praktik itu, para calon kepala sekolah diberikan bertugas untuk melihat peta mutu di sekolahnya sendiri. Setelah mengamati dan menganalisis melihat dari standar kompetensi kelulusan ternyata bisa menemukan kelemahan yaitu pada guru dan model pembelajaran yang kurang mendukung.

“Mereka berhasil membuat rencana pengembangan dan meningkatkan kemampuan guru. Selanjutnya mereka juga bisa melakukan prinsip manajemen untuk memecahkan persoalan di sekolahnya,” katanya.

Selanjutnya ketika menyusun program peningkatan rencana proyek kepemimpinan (RPK) dan menggelar karya usaha terdapat peningkatan kompetensi supervisi, manajerial dan kewirausahaan. Sehingga dinyatakan perkembangan yang luar biasa.

“Selama kita mendampingi mereka luar biasa. Maka layak kalau nanti lulus dapat diangkat kepala sekolah,” ujarnya. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.