30 Kali Beraksi Sejak 2011, Komplotan Maling Motor di Kota Tasik Diringkus Polisi

236
0

KOTA TASIK – Kasus pencurian motor dengan pemberatan yang terjadi sejak tahun 2011 berhasil dibongkar aparat Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota dan Polsek Mangkubumi, Selasa (31/12).

Komplotan pencuri ini telah beraksi lebih dari 30 kali.Aksi pencurian para pelaku ini seperti terjadi di parkiran SMA 10 Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Jalan Sambongjaya, Kelurahan Sambongjaya Kecamatan Mangkubumi, dan lain sebagainya.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto mengatakan, korban pencurian motor yang dilakukan para pelaku ini cukup banyak karena mereka beraksi sejak 2011.

Tersangkanya adalah; AS (27) warga Salopa, TH (17) warga Salopa, PR (20) warga Salopa, PR (20) warga Tamansari, dan RD (27) warga Cikatomas.

“Barang-buktinya 14 unit sepeda motor berbagai merk. Diantaranya 2 unit mio warna hitam, 1mio warna hitam, 1 mio warna hijau, CBR warna putih, beat warna hitam, vixion warna hitam, ninja warna merah dan lain sebagainya,” ujar Kapolres kepada radartasikmalaya.com.

Selain itu, terang Kapolres, pihaknya mengamankan 2 buah kunci leter T beserta 4 buah mata kunci.

“Para tersangka sejak 2011 sampai dengan November 2019 telah mengambil kendaraan jenis sepeda motor kurang lebih sebanyak 30 kali di wilayah Kota Tasik dan kabupaten Tasik,” terangnya.

“Kendaraan yang diambil para pelaku ini sedang di parkir oleh pemiliknya di halaman, garasi rumah atau di pinggir jalan raya dengan cara mangambil kendaraan tersebut menggunakan kunci leter T ataupun dengan menggunakan kunci asli sepeda motor yang masih menempel di kontaknya,” sambungnya.

Kemudian, beber Kapolres, setelah berhasil mengambil kendaraan itu tersangka menjual kendaraan tersebut kepada pemesannya yang berinisial BA dan masih dicari pihaknya.

“Dijual di daerah Cikatomas, harganya kisaran Rp 3 juta hingga Rp 5 juta. Tersangka AS selalu berganti joki ketika beraksi,” bebernya.

Jelas Kapolres, para pelaku ini melanggar pasal 363 ayat 4e dan ke 5e KUHPidana.

“Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun. Barang-bukti sepeda motor yang mereka curi seperti Kawasaki Ninja kita kembalikan kepada pemiliknya,” jelasnya.

(rezza rizaldi)