30 Persen DD untuk Padat Karya

209
0
Dr H Iwan Saputra

SINGAPARNA – Inspektur Kabupaten Tasikmalaya Dr H Iwan Saputra SE mengatakan untuk tahun ini anggaran dana desa (DD) harus dialokasikan 30 persen untuk padat karya tunai masyarakat.

“Berdasarkan surat keputusan bersama yang ditandatangani empat menteri, jadi arahannya sebagian dana desa untuk penanggulangan kemiskinan yang ada di daerah, khususnya pedesaan,” ujarnya kepada Radar, Rabu (25/4).

Penanggulangan kemiskinan menggunakan dana desa dengan program padat karya tunai. Jadi ketika ada pekerjaan pembangunan harus melibatkan masyarakat sebagai pekerjanya.

Masyarakat yang perlu dilibatkan ada tiga kategori, di antaranya masyarakat miskin, tidak memiliki pekerjaan tetap dan masyarakat yang memiliki keluarga penderita gizi buruk.

“Dengan demikian masyarakat yang dipekerjakan akan mendapatkan penghasilan dan dampaknya daya beli mereka bisa meningkat.

Dengan daya beli meningkat otomatis kesejateraannya membaik,” terangnya. Selain itu akan ada perputaran uang yang baik di masyarakat ketika program padat karya tunai direalisasikan.

Iwan menjelaskan walaupun pekerjaan pembangunan di desa dilakukan melalui padat karya tunai masyarakat, pemerintah desa tetap harus memperhatikan kualitas bangunannya jangan sampai diabaikan. Karena kualitas pembangunan juga menjadi salah satu yang paling utama. (yfi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.