30 Santriwati Terserang Diare

12
CEK LOKASI. Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna didampingi pengurus pesantren mendatangi pesantren yang santriwatinya terserang diare. (Yana Taryana / radartasikmalaya.com)

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TAROGONG KIDUL – Sebanyak 30 santriwati di Pondok Pesantren Alfalah Biru Kecamatan Taroggong Kidul terserang diare. Semua santriwati itu harus mendapatkan penanganan medis secara intensif.

“Sekarang sudah ditangani dan ada juga yang masih dirawat,” kata pengurus pesantren, Kaspul Anwar usai meninjau kondisi santriwati Kamis (1/11).

Ia menuturkan wabah diare mulai diketahui dua hari lalu. Para santriwati itu, kata dia, langsung mendapatkan penanganan medis dan berangsur membaik. Saat ini yang masih sakit diare sebanyak 15 orang.

“Kondisinya mual sama lemas. Sementara aktivitas mereka di pesantren diistirahatkan dulu,” paparnya.

Wabah diare tersebut mendapat perhatian dari Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna. Dia langsung menerjunkan tim medis berikut peralatan untuk menangani kesehatan para santriwati.

Tim medis yang diterjunkan, kata dia, akan melakukan pemeriksaan terkait penyebabnya agar tidak ada lagi santriwati terjangkit diare.

“Masih ada 15 orang. Indikasinya bisa jadi karena makanan,” katanya.

Pihaknya pun menyiagakan satu dokter untuk membantu para santriwati. “Ini sebagai bentuk kepeduliaan kami menurunkan tim bakti sosial kesehatan,” paparnya. (yna)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.