Pemdes Bojongsari Siapkan Kampung Cibinong untuk Permukiman Baru Warga

300 Rumah Di Kab Tasikmalaya Terancam Direlokasi

57
0
Loading...

CULAMEGA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya mencatat sekitar 300 rumah warga di Desa Cikuya dan Bojongsari Kecamatan Culamega yang terancam direlokasi karena berada di wilayah rawan longsor. Itu pun berdasarkan rekomendasi dari Badan Geologi.

“Memang benar dari Badan Geologi merekomendasikan bahwa rumah warga yang berada di daerah rawan longsor supaya direlokasi,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Tasikmalaya H Ria Supriana kepada Radar, Rabu (21/11).

Namun, kata Ria, itu baru sebatas rekomendasi atau saran untuk dilakukannya relokasi terhadap beberapa rumah tersebut. Tapi, belum sampai kepada ke mana tempat relokasi rumah-rumah warga yang terancam longsor.

“Minggu ini BPBD akan rapat koordinasi dengan lintas sektor teknis. Termasuk membahas soal (tempat, Red) relokasi rumah. Untuk relokasi rumah kewenangannya ada di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman,” ungkap Ria.

Soal relokasi, tambah Ria, pemkab akan melakukannya secara tertib administrasi dengan data yang faktual. Termasuk dalam penentuan lokasi relokasi juga harus jelas dan jauh dari ancaman tanah longsor. “Soal anggaran, ini juga tak bisa sepenuhnya oleh APBD daerah. Tapi dinas terkait bisa mengusulkan ke pemerintah provinsi atau pun pusat,” katanya.

Loading...

Sebelum melakukan tahapan relokasi, kata Ria, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan verifikasi data rumah yang layak direlokasi. Supaya bisa diketahui mana saja warga yang rumahnya benar-benar harus direlokasi dari tempat tersebut. Sehingga relokasi ini bisa benar-benar tepat sasaran.

Terpisah, Kepala Desa Bojongsari Kecamatan Culamega Guruh Ivan Purnawan mencatat di Kampung Cikondang akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor ada sekitar 100 rumah warga yang harus direlokasi. Selain rumahnya rusak dan berada di wilayah rawan longsor, juga ada rekomendasi dari Badan Geologi.

“Data rumah-rumah yang berada di kaki bukit dan rawan longsor sudah kami sampaikan ke Pemerintah Kecamatan Culamega dan pemerintah daerah. Jika nanti ada bantuan anggaran relokasi, kami sudah menyiapkan tanah di Kampung Cibinong. Lokasinya aman dan tidak rawan longsor,” ungkapnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.