310.632 Kendaraan Melintasi Banjar

61
0
PADAT. Kendaraan pebalik dari arah Jawa Tengah menuju Jawa Barat memadati jalan di sekitar Parungsari Minggu (9/6). (Cecep herdi / radartasikmalaya.com)

BANJAR – Dinas Perhubungan Kota Banjar mencatat jumlah kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jawa Barat dan sebaliknya sejak H-7 hingga H+4 mencapai 310.632 kendaraan, baik roda dua, empat atau lebih.

“Dibanding arus mudik, jumlahnya lebih banyak kendaraan arus balik. Contoh, pada H-2 jumlahnya 28 ribu kendaraan. Pada H+2 jumlahnya meningkat menjadi 41 ribu lebih. Jadi memang terjadi peningkatan pada arus baliknya,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar Supratman Minggu (9/6).

Itu, kata dia, belum ditambah data jumlah kendaraan pemudik-pebalik dari dan ke arah Kabupaten Pangandaran.

“Untuk jumlah keseluruhan belum kami rekap karena situasinya masih terjadi arus balik. Untuk puncak arus balik sendiri memang terjadi pada hari ini (kemarin, Red),” ujarnya.

Akibat peningkatan jumlah kendaraan, terjadi kepadatan di Jalan Brigjen M Isa atau tepatnya di persimpangan Jembatan Baru (Jembar) hingga ke persimpangan Cisaga Kabupaten Ciamis.

“Hal ini karena di persimpangan Cisaga telah terjadi penumpukan arus lalu lintas yang merupakan lokasi titik pertemuan arus dari arah Banjar menuju Ciamis dan menuju Cirebon maupun sebaliknya,” kata dia.

Kabag Ops Polres Banjar Kompol Shohet mengatakan volume kendaraan yang memasuki wilayah Kota Banjar petang kemarin meningkat hingga 45 persen.

“Beberapa daerah lainnya juga sama, kemacetan di jalur lintas selatan Jawa tidak hanya di Gentong dan Tasikmalaya. Namun juga terjadi di beberapa titik di wilayah Ciamis, hingga ke arah Cirebon via Rancah Ciamis,” katanya Minggu (9/6).

Ismawati (41), warga Lomanis, Cilacap, Jawa Tengah mengaku terjebak macet selama satu jam setelah masuk wilayah Kota Banjar. Ia bersama keluarga hendak balik ke Bogor setelah berlebaran di kampung halaman. “Hampir satu jam saya terjebak macet di sini, lumayan cukup melelahkan,” ujarnya.

Hal yang sama dikatakan Dahlan (49) warga Banyumas. Ia akan menuju ke Bandung dengan keluarganya menggunakan kendaraan mobil pribadi.

“Saya sengaja pulang cepat dari Banyumas karena hari Senin sudah harus masuk kantor. Saya kira jalan akan lengang, tapi malah terjebak macet,” katanya. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.