3,7 Juta UMKM Di Tasikmalaya Sudah Melek Jualan Online

15
SOSIALISAI. Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Septriana Tangkary mengajak UMKM berjualan online Jumat (9/11).

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI mengimbau para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk melek dalam berjualan secara online. Hal itu terungkap saat sosialisasi belanja dan jualan online kepada para UMKM se-Kabupaten Tasikmalaya di Pendopo Lama, Jumat (9/11).

Direktur Informasi, Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemenkominfo Septriana Tangkary mengatakan pelatihan dan sosialisasi jualan online ini untuk mengajak pengusaha UMKM turut serta membangun dan menggerakkan usaha e-commerce di Indonesia.

Kemenkominfo, kata Septriana, menggandeng Dekranasda Kabupaten Tasikmalaya serta marketplace untuk memberikan edukasi kepada UMKM terkait penggunaan e-commerce. “Diharapkan para pelaku UMKM terstimulasi untuk memaksimalkan e-commerce dalam mengembangkan usaha mereka,” paparnya.

Menurut Septriana, Indonesia memiliki potensi besar menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia. Mengingat, saat ini terdapat pengguna internet yang mencapai 132 juta, pengguna e-commerce pun terus meningkat dengan bertambahnya portal yang memenuhi kebutuhan masyarakat. “Transaksi online melalui e-commerce semakin populer digunakan. Hal tersebut dapat dinilai sebagai perkembangan positif. Karena semakin mudah untuk menghubungkan penjual dan pembeli,” ungkapnya.

Maka dari itu, ungkap dia, transaksi online melalui e-commerce penting disampaikan kepada UMKM agar semakin mengerti potensi pasar besar. Langkah awal sudah terjajaki, namun edukasi akan penggunaan portal e-commerce penting untuk terus dilakukan.

Perkembangan ekonomi harus terus dipupuk dan dukungan untuk transaksi online agar industri berkembang. “Namun penting untuk diingat, masyarakat pun perlu dilindungi dengan dibekali ilmu cara bertransaksi digital yang aman,” jelasnya.

Jelas dia, pihaknya juga ingin melakukan gerakan ‘Ayo UMKM Jualan Online’. Saat ini dari data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi UMKM terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia mencapai 61,41 persen. Dengan jumlah UMKM hampir mencapai 60 juta unit.

Dari data tersebut baru 8 persen atau 3,79 juta pelaku UMKM yang sudah memanfaatkan jualan online. Padahal tren pergerakan konsumen semakin tinggi di transaksi online.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Tasikmalaya Drs Rahayu Jamiat Abdullah SSos MSi menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Kemenkominfo RI ini. Karena tujuannya untuk membuka mata pelaku UMKM supaya berjualan online. “Kita apresiasi sekali kegiatan ini, sekarang para pelaku UMKM di Kabupaten Tasikmalaya bisa mengetahui cara berjualan online hingga mengambil foto yang baik untuk jualan seperti ini,” bebernya.

Asisten Daerah (Asda) III Bidang Administrasi Kabupaten Tasikmalaya Drs H Iin Aminudin MSi mengatakan potensi UMKM bidang kerajinan dari mulai batu manik, golok, bordir, batik, mendong dan bambu serta makanan olahan tersedia. “Data kita ada sekitar 15.277 unit usaha yang mampu menyerap tenaga kerja hingga 113.210 orang,” ujarnya. (dik)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.