Tahun Ini, Polres Ciamis Terima Laporan 85 Kasus

39 Kasus Curanmor Diungkap

156
0
AKP Risqi Akbar SIK Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Ciamis

CIAMIS – Polres Ciamis masih memburu buronan-buronan pencurian kendaraan bermotor. Termasuk mengejar kawanan pencuri motor komplotan SR (29) alias Si Kobra.

Dua teman Si Kobra sampai saat ini belum berhasil ditangkap. Begitu juga dengan kawanan pencuri mobil lintas daerah.

“Termasuk kita melakukan pengungkapan kasus-kasus pencurian motor dan mobil yang masih belum terungkap di Kabupaten Ciamis,” ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Ciamis AKP Risqi Akbar SIK kepada Radar di Polres Ciamis Rabu (27/11) siang.

Adapun kasus curanmor yang tercatat di Polres Ciamis dari awal tahun hingga 26 November 2019 yaitu 85. Dari kasus-kasus itu, 39 kasus berhasil diungkap. Para pelakunya ditangkap. Barang buktinya pun disita.

Para tersangka dari kasus curanmor, kata dia, beragam: ada residivis ada juga pemula. Ada yang melakukan pencurian sendiri, ada juga yang berkomplot dua, tiga hingga belasan orang.

Satu tahun sebelumnya atau 2018, kasus pencurian motor dan mobil di Polres Ciamis tercatat sekitar 104. “Kita berhasil mengungkap 36 kasus,” ujarnya.

“Para pelaku melakukan aksinya mencuri kendaraan yang terparkir depan rumah, pinggir jalan yang kendaraannya tidak pakai kunci ganda,” jelasnya.

Dia mengingatkan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, karena para pelaku curanmor selalu lihai melakukan aksinya.

Kawanan curanmor biasanya berkomplot. Mereka memiliki tugas berbeda. Ada yang mencari target motor yang akan mereka curi. “Bila motor yang disurvei dinyatakan aman dan sepi serta kendaraannya mudah dicuri, ada tugas lagi pengawas situasi berbarengan dengan pemetik kendaraannya,” kata dia.

Pencurian kendaraan bermotor, kata Risqi, bisa hitungan menit. “Makanya salah satu upaya melindungi kendaraan dengan memasang kunci ganda atau alarm,” ujarnya membeberkan.

Ditemui terpisah, Humas Pengadilan Negeri Ciamis David Panggabean SH menjelaskan dari awal 2019 sampai November, pihaknya menyidangkan sekitar 10 perkara kasus pencurian motor. Adapun 2018, kasus yang telah divonis, kata dia, di bawah 10 perkara pencurian bermotor.

Adapun kasus yang mendominasi di Pengadilan Negeri Ciamis yaitu penipuan dan penggelapan bermotor. Modusnya, berpura-pura meminjam kendaraan bermotor lalu membawa kabur. Jumlah kasus tersebut lebih dari 15 lebih perkara.

Ada juga kasus tersangka merental mobil bersama sopir. Modusnya mereka pura-pura mengambil buah-buahan di Pangandaran. Namun ternyata, mereka bukan mengambil barang. Tiga pelaku di dalam mobil itu berniat membawa kabur mobil. Sementara sopir rentalnya diberi nasi bungkus yang sudah diberikan obat. Sopir itu pun tidak sadarkan diri. Mobilnya mereka bawa kabur, namun kasusnya terungkap dan pelaku ditangkap di Tasikmalaya dan telah disidangkan di PN Ciamis.

“Jadi kasus pencurian atau penipuan dan penggelapan kendaraan semua kita sidangkan, sesuai perkara yang masuk ke PN Ciamis,“ tandasnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.