4 Anggota Aktif Paguyuban Tunggal Rahayu Garut Diperiksa Polisi

189
0
istimewa CETAK SENDIRI. Uang kertas yang diduga dicetak oleh sebuah organisasi.

GARUT– Perihal keberadaan organisasi Paguyuban Tunggal Rahayu di Kabupaten Garut, empat anggotanya diperiksa polisi. Termasuk pimpinannya Sut.

“Hari ini kami periksa lima orang. Empat anggota aktif dan Sut sebagai pimpinan,” ujar Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, dilansir radartasikmalaya.com dari pojoksatu, Jumat (11/9).

Sut datang ke Mapolres Garut bersama anggotanya. Namun AKP Maradona belum bisa menjelaskan hasil pemeriksaan karena masih berlangsung.

Sejak siang hari, Sutarman datang ke Mapolres Garut. Ia memakai pakaian berwarna putih lengkap dengan peci.

Pakaiannya ditutup jaket loreng yang penuh dengan atribut.

Di jaketnya terdapat lambang Garuda yang kepalanya menghadap ke depan.

“Inti pemeriksaan ini seputar perekrutan anggota, penggunaan uang, masalah lambang, dan titel beliau,” katanya.

Sut hingga kini masih berstatus saksi. Penyidik akan bergerak cepat dan melakukan gelar perkara usai pemeriksaan selesai untuk menentukan status Sut.

Dari hasil rapat Bakorpakem, Maradona mengatakan jika semuanya sepakat untuk memproses hukum paguyuban ini.

Masalah hukum hasilnya akan terlihat setelah proses penyidikan tuntas.

Dari hasil pemantauan, Maradona menyebut jika sudah tak ada aktivitas paguyuban di Cisewu dan Caringin.

Sebagai organisasi, aktivitas Tunggal Rahayu ilegal karena belum mengantongi izin.

“Mereka mengajukan permohonan izin sejak Agustus 2019. Cuma sampai sekarang tidak dterbitkan izinnya karena ada dugaan pidana,” ucapnya.

Sementara itu, Sut alias Cakraningrat tidak memberikan komentar tentang pemeriksaannya di Polres Garut. (rmol/pojokjabar)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.