4 ASN di BKPSDM Kota Tasik Positif Covid-19, Kluster Perkantoran Meningkat

76
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi covid-19/ radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Sebanyak empat orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tasikmalaya terkonfirmasi positif Covid-19.

Akibatnya, aktivitas di kantor tersebut ditutup untuk sementara waktu.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasik, Uus Supangat mengatakan, munculnya klaster penyebaran virus corona di perkantoran pemerintahan semakin meningkat.

Ia menyebutkan, hingga saat ini sudah ada lebih dari 65 ASN yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Terbaru, terdapat empat orang ASN di BKPSDM Kota Tasikmalaya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Loading...

“Ada empat orang di sana. Kantornya ditutup beberapa hari untuk tracing dan penyemprotan disinfektan. Setelah itu bisa buka kembali,” katanya kepada wartawan, Jumat (18/12) siang.

Terang dia, munculnya klaster perkantoran ini semakin bertambah setiap harinya.

Bahkan, di kantornya, Dinas Kesehatan (Dinkes) juga terdapat ASN yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Dinas kesehatan tidak semua ditutup, hanya beberapa bagian yang ditutup. Tempat yang positif bekerja,” terangnya.

Untuk meminimalisir semakin meluasnya klaster penyebaran Covid-19 di perkantoran, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Fleksibilitas dalam Pengaturan Lokasi Bekerja untuk Mencegah Meluasnya Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Tempat Kerja.

Surat edaran itu berisi instruksi agar dinas-dinas menyesuaikan sistem kerja dengan melaksanakan fleksibilitas dalam pengaturan lokasi bekerja bagi ASN, seperti kerja dari rumah (work from home/WFH).

Dalam melakukan WFH, dinas diminta memprioritaskan ASN dengan kondisi kesehatan yang tidak baik atau mempunyai penyakit penyerta (komorbid). Namun, pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan efektif.

Hal senada dibenarkan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasik, Muhammad Yusuf.

Kata dia, 4 ASN di BPKSDM tersebut telah dikarantina dan dirawat di RSUD dr Soekardjo sejak kemarin malam (16/12) dan kondisinya saat ini sehat.

“ASN memang banyak yang kena Covid. Jadi kita berlakukan WFH hanya 50 persen PNS yang masuk kerja ke perkantoran. Sisanya kerja di rumah. Swab massal dilakukan di setiap kantor yang ada ASN-nya yang positif,” tuturnya.

Yusuf mengakui, dari banyaknya ASN yang terkonfirmasi positif Covid saat ini salah seorang diantaranya adalah salah satu kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Namun yang bersangkutan telah diisolasi di salah satu rumah sakit.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.