4 Bulan Tak Dapat Gaji, Karyawan Perkebunan Sawit di Garut Lapor Disnaker

64
0

TAROGONG KIDUL – Perwakilan karyawan salah satu perusahaan mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Garut. Kedatangan karyawan perkebunan itu untuk melaporkan nasib mereka yang tidak digaji oleh perusahaan.

“Kami datang lagi ke sini (Disnaker) untuk melaporkan perusahaan yang tidak memberikan gaji kepada karyawan,” ujar Dayat, perwakilan karyawan kepada wartawan, Jumat (27/11).

Dayat mengatakan melaporkan perusahaannya ke Disnaker Garut karena sudah kesal. Pasalnya karyawan yang bekerja di perkebunan belum menerima gaji selama empat bulan.

“Kalau karyawan itu hanya empat bulan, untuk mandor ada yang delapan bulan belum terima gaji,” ujarnya.

Menurut dia, total karyawan yang belum mendapatkan gaji ada ribuan. Jika ditotalkan seluruh gaji yang harus dibayar oleh perusahaan itu mencapai Rp 5,1 miliar.

Baca juga : Sehari, 80 Warga Garut Positif Corona, Kluster Keluarga Paling Banyak

“Kami bekerja masih diwajibkan oleh perusahaan. Tetapi gaji kami tidak diberikan. Alasan perusahaan juga tidak ada,” ujarnya.

Selain melaporkan ke dinas, pihaknya juga akan menempuh jalur hukum terkait permasalahan ini.

“Laporan ke dinas sudah tiga kali sama sekarang dan perusahaan hanya memberikan angin surga saja, tetapi tidak menepati. Jadi kita ambil jalur hukum saja,” ujarnya. Jalur hukum diambil hanya untuk menuntut hak para pegawai perkebunan sawit yang tidak dibayar.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jamsostek Disnaker Garut Ricky Rizky Darajat mengaku belum bisa berkomentar lebih jauh terkait permasalahan tersebut. Saat ini, pihaknya akan datang ke lokasi perkebunan.

“Bulan depan kita akan datang ke lokasi perusahaan, untuk mengecek dulu kondisinya,” ujarnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.