Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.8%

19.6%

8.1%

68.6%

4 Karyawan Positif Corona, 3 Hotel di Kawasan Cipanas Garut Ditutup

215
0
Leli Yuliani Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut

TAROGONG KALER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menghentikan sementara operasional tiga hotel di kawasan objek wisata Cipanas di Kecamatan Tarogong Kaler.

Tindakan itu dilakukan setelah diketahui adanya empat karyawan di tiga hotel tersebut positif virus corona atau Covid-19.

Baca juga : Petugas Damkar Garut Evakuasi Ular di Tarogong Kidul

“Kami telah mengeluarkan surat rekomendasi untuk menghentikan sementara operasional tiga hotel itu sejak Sabtu (5/9) kemarin,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Leli Yuliani saat dihubungi wartawan, Sabtu (5/9).

Leli menerangkan empat karyawan di tiga hotel di kawasan Cipanas itu baru diketahui positif pada Jumat (4/9). Karena itu, ia memberikan rekomendasi ke dinas terkait untuk menutup sementara tiga hotel tersebut.

“Kemarin ada tujuh penambahan (kasus positif Covid-19), tapi dari hotel ada empat orang. Kita rekomendasi untuk ditutup sementara,” katanya.

Leli belum bisa memastikan asal muasal empat karyawan hotel itu terpapar Covid-19. Pihaknya masih harus melakukan penelusuran riwayat pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Baru mau ditelusuri dari mana asalnya,” terangnya. Menurut dia, Dinas Kesehatan juga berencana melakukan swab test kepada seluruh karyawan di tiga hotel tersebut.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Budi Gan Gan mengatakan ditemukannya kasus terkonfirmasi di hotel itu adalah berkat pelaksanaan swab test massal yang gencar dilakukan Pemkab Garut.

Dari pelaksanaan swab test massal itu, hasilnya didapati empat orang terkonfirmasi positif Covid-19 dari sektor industri perhotelan.

“Mereka semua tak ada gejala. Tapi untuk mengantisipasi, kita tutup sementara,” katanya.

Budi menambahkan akan melakukan penyemprotan disinfektan dan meminta Dinas Kesehatan untuk melakukan swab test kepada seluruh karyawan di tiga hotel itu.

Sebab, pada pelaksanaan sebelumnya, hanya dilakukan kepada 50 persen karyawan.

“Kemungkinan (swab test) akan dilakukan Senin. Mudah-mudahan hasilnya negatif,” ujarnya.

Kasus positif Covid-19 di tiga hotel di kawasan Cipanas ini merupakan yang kali pertama dari industri pariwisata di Kabupaten Garut.

Padahal, Budi menilai selama ini industri pariwisata, termasuk perhotelan, selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Ia mencontohkan, dinasnya pernah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke satu di antara tiga hotel yang didapati kasus terkonfirmasi positif Covid-19 itu.

Menurut dia, penerapan protokol kesehatan di hotel itu ketat. Karyawan di hotel itu tak diperbolehkan melakukan kontak fisik dengan tamu.

“Bahkan saat sarapan pun tamu tak dibiarkan mengambil makanan sendiri. Juga disediakan masker dan sarung tangan saat hendak sarapan. Jadi, saya pikir mereka terpapar di luar hotel,” terangnya.

Kendati demikian, adanya kasus positif dari hotel itu akan memengaruhi kebijakan secara umum terkait sektor pariwisata di Kabupaten Garut.

Baca juga : IRT di Garut Bantu Suami Jualan Sabu, Terancam 20 Tahun Bui

Budi mengatakan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait oeprasional industri pariwisata di daerahnya itu.

“Saya juga masih menunggu arahan dari wabup, yang ditugaskan untuk menangani sektor wisata. Senin kita evaluasi untuk menentukan langkah selanjutnya,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.