Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

4 Pemuda Bertato Bawa Sajam dan Senpi Keroyok 1 Pria, 7 Kawannya Jaga di Luar Rumah

205
0

TASIK – Willy (45) penduduk Kampung Bayongbong Timur RT 002/005 Desa Bayongbong Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut, (23) yang tinggal ngontrak di kawasan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, babak belur dihajar sejumlah pria bertato yang ditenggarai bawa senjata tajam dan senjata api.

Insiden yang terjadi Rabu (09/10) malam sekitar pukul 21.30 ini, mengakibatkan Wily mengalami luka-luka di bagian muka. Sedangkan belasan pelaku adalah pemuda asal Bandung.

Kapolsek Mangkubumi, Ipda Agus Fredi menuturkan, Willy yang berprofesi wiraswasta dan pengelola sebuah akun komunitas kendaraan itu kedatangan tamu dari Bandung, yaitu pelaku Fir dan tiga orang kawannya.

“Lalu 4 orang pemuda yang bertamu ke lokasi kejadian itu berbicara dengan korban. Kemudian, Fir mengeluarkan pisau dan senjata api,” ujar Agus yang ditemui di Mapolsek, Kamis (10/10) malam.

Tersangka Fir, kata Kapolsek, sempat mengancam kepada korban. “Mau dengan pistol atau pisau?” ungkapnya menirukan Fir.

“Fir yang sudah naik pitam sempat menyiramkan air mineral ke wajah korban dan memukul wajah korban dengan menggunakan tangan kosong yang mengenai pelipis sebelah kiri,” terangnya.

Kemudian, lanjut dia, tuga orang teman Fir ikut memukuli korban. Sedangkan tujuh rekan Fir dari Bandung berjaga-jaga di luar rumah korban.

“Akibat peristiwa tersebut korban mengalami luka lebam di bagian pelipis sebelah kiri, dan kepala belakang samping kiri dan tulang dada diduga retak,” tambahnya.

Setelah itu, para pelaku meninggalkan korban dalam keadaan terluka. Nah, Kamis (10/10) pukul 10.00 WIB, korban melaporkan penganiayaan dan ancaman dengan pisau serta pistol yang menimpa dirinya ke Polsek Mangkubumi.

“Lalu kami kordinasi dengan Resmob Polres dan melakukan pengejaran pada para pelaku hingga akhirnya berhasil kita tangkap sekitar 11 orang. Kini telah dilimpahkan para pelakunya ke Mapolres Tasikmalaya Kota,” jelasnya.

Para pelaku ini terancam kurungan penjara 3 tahun. “Karena melanggar pasal 170 KUHP tentang Kekerasan Secara Bersama dan atau Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan serta Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951,” jelasnya.

(rezza rizaldi / radartasikmalaya.com)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.